×

Stay in The know

Workouts

Pilihan Olahraga Tepat Sesuai Usia

Pilihan Olahraga Tepat Sesuai Usia
Anggia Hapsari

Sun, 15 September 2019 at 09.02

Semua jenis olahraga memang baik untuk kesehatan tubuh, namun Anda pun perlu menyesuaikannya dengan usia Anda. 

Durasi baca: 1 menit.


Metabolisme tubuh memiliki kemampuan yang berbeda di setiap rentang usia. Seseorang yang berusia 20-an tentu berbeda dengan perempuan yang usianya 40 tahun. Sehingga pemilihan olahraga dan intensitas yang tepat bisa membantu menjaga kebugaran tubuh. 


Menurut Amalia, selaku instruktur Pound di Kaloria, Kemang, Jakarta, berikut adalah jenis olahraga yang relatif aman dilakukan sesuai dengan usia Anda.

(BACA JUGA: Inilah Jenis Olahraga Favorit Bella Hadid)


USIA 20-an

Pada usia 20-an tubuh masih memiliki metabolisme yang baik sehingga Anda sebaiknya tidak perlu membenani tubuh dengan begadang atau menabung pola makan yang tidak sehat. 


Lakukan latihan kardio (untuk melatih sistem darah) adalah hal yang tepat apalagi jika dipadukan dengan latihan lainnya seperti angkat beban guna mengencangkan otot. 


Disarankan dalam satu hari seseorang berusia 20-an melakukan angkat beban diikuti dengan latihan kardio masing-masing selama 30 menit. Lakukan tiga kali dalam seminggu. 


Angkat beban baik dilakukan untuk menjaga kebugaran dan mencegah osteoporosis di usia selanjutnya. Latihan kardio yang bisa dilakukan diantaranya bersepeda, lari, pound,  dan berenang. 


Selain latihan kardio dan angkat beban, yoga dapat dilakukan untuk mereka yang berusia 20-an.  Tidak hanya membantu melatih otot panjang dan fleksibilitas tubuh, yoga pun dapat membantu menekan stres. 


USIA 30-an


Pada usia 30-an metabolisme mulai menurun sehingga berat badan mudah naik dan otot juga semakin melemah. Saat memasuki usia 30 tahun, Anda disarankan melakukan satu jam circuit training (melakukan beberapa latihan fitness secara serempak), 4 kali dalam seminggu dan 45 – 60 menit latihan kardio. 


Olahraga yang cocok dengan usia ini diantaranya angkat beban dua sampai tiga set dengan fokus pada bagian dada, kaki dan pundak. Angkat beban bisa membangun kembali otot-otot yang sebelumnya lemah. 


Jika menggunakan beban berat, lakukan dengan intensitas pengulangan yang jarang namun jika beban berbobot ringan, lakukan dengan pengulangan yang sering. 


Anda yang baru saja melahirkan dapat mencoba pilates untuk membantu mengembalikan berat badan dan menjaga postur tubuh. Ingin lebih bersemangat lagi? Zumba atau pound dapat menjadi pilihan yang dapat Anda coba untuk berolahraga sambil menghilangkan stres. 


USIA 40-an

Memasuki usia 40-an, metabolisme semakin melambat seiring bertambahnya massa otot dan lemak tubuh. Disarankan usia 40-an untuk melakukan latihan kardio selama satu jam tiga hari dalam seminggu dan 45 menit angkat beban, 4 kali dalam seminggu. 


Memang waktunya lebih banyak dibanding dengan usia 20-an dan 30-an namun intensitas dalam melakukan sekali olahraga tidak secepat dan sebanyak ketika Anda berada di usia tersebut. 

(BACA JUGA: Jangan Keliru ini Perbedaan Antara Yoga dan Pilates yang wajib Anda Tahu)


Melakukan latihan angkat beban masih penting untuk menjaga berat badan. Meski begitu, pada usia ini Anda lebih disarankan untuk  melatih ketahanan (pelatihan untuk meningkatkan kekuatan fisik). Utamakan push-up, plank, angkat beban, dan ikuti kelas pilates. Latihan ketahanan juga berfungsi untuk menghambat penuaan dan menjaga stamina otak. 


Jangan lupa, iringi dengan pola makan dan pola hidup sehat untuk hasil yang maksimal, ya! 


(Agnes Priscilla, foto: Unsplash.com/Form/ Maddi Bazzocco) 


You Might Also LIke