Stay in The know

Weight Loss

Rahasia Turunkan Berat Badan dengan Metode Mindful Eating

Rahasia Turunkan Berat Badan dengan Metode Mindful Eating

Diet 3,5 kali lebih maksimal bersama lightHOUSE Indonesia.

Durasi baca: 1 menit.


Ada dua poin penting yang selalu digaungkan saat Anda menjalankan program menurunkan berat badan, yakni olahraga dan mengurangi makan. Menurut dr. Grace Judio-Kahl, Msc, MH, CHt selaku founder lightHOUSE sekaligus penemu dari lightWEIGHT program, selain dua poin tersebut, Anda harus memiliki pengetahuan tentang pola makan yang baik atau terkenal dengan sebutan mindful eating. Metode ini merupakan rahasia menurukan berat badan lightHOUSE Indonesia yang diklaim 3,5 kali lebih optimal daripada program diet konvensional lainnya.


Mindful eating merupakan bagian dari kurikulum program lightWEIGHT yang mewajibkan para pasien untuk mengikuti kelas sebanyak 12 kali pertemuan selama 12 minggu. 10 finalis lightWEIGHT Challenge (LWC) 2018, telah mencoba mengikuti kelas tersebut pada 3 Maret 2018 lalu. Mereka berkesempatan untuk menjalankan dua kegiatan, yakni workshop di klinik lightHOUSE, Kebayoran dan Eating Out di wilayah Blok M. 



Selama kelas berlangsung, mereka diajak untuk memahami bahwa penyebab utama kegagalan dalam diet adalah kurangnya kontrol diri terhadap makanan. Metode mindful eating mengajarkan Anda untuk dapat menikmati pengalaman makan secara perlahan dan menyeluruh. Anda disarankan supaya menghindari segala jenis gangguan yang menyebabkan pola makan menjadi berantakan seperti godaan dari televisi, gadget atau sesuatu hal yang mampu membuat lapar mata padahal tubuh sudah dalam keadaan kenyang atau tercukupi.


Menurut Tara de Thouars, BA, Psi., selaku psikolog dari lightHOUSE Indonesia, “mindful eating dapat membantu Anda mendengar apa yang tubuh ingin katakan mengenai rasa lapar atau rasa puas.” Metode mindful eating mengajarkan para peserta untuk dapat fokus terhadap setiap gigitan pada makanan. Anda harus merasakan tekstur, rasa dan aroma dari makanan yang disajikan. Saat mulai makan, Anda tidak boleh mengunyahnya secara terburu-buru sebelum menelannya. 



Saat Anda makan, otak setidaknya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mendeteksi bahwa perut sudah kenyang. Jika Anda mengunyah makanan dan menelannya kurang dari waktu yang dianjurkan, maka nafsu makan semakin bertambah dan tidak kunjung kenyang. Selain tata cara mengunyah, Tara juga menjelaskan bahwa air liur mengandung enzim lingual lipase yang berfungsi memecah lemak dan makanan menjadi bagian kecil supaya lebih mudah diproses atau diserap tubuh. 


Itulah sebabnya mengapa sebaiknya Anda mengunyah makanan secara perlahan. Supaya otak memiliki waktu untuk mendeteksi rasa kenyang di dalam tubuh. Anda tetap bisa makan apa saja tanpa perlu takut gemuk, dengan catatan berhenti makan sebelum kenyang. Diet tetap bisa makan enak? #sekarangsayabisa.



(Elizabeth Puspa, foto: lightHOUSE Indonesia)

You Might Also LIke