Stay in The know

Weight Loss

Mengenal dan Memahami Diet Alkaline

Mengenal dan Memahami Diet Alkaline

Inilah penjelasan, kontroversi, dan manfaat diet alkaline yang digemari para selebriti Hollywood

Durasi baca: 1 menit 20 detik


Gagasan bahwa diet alkaline baik untuk Anda, berasal dari teori yang disebut hipotesis acid ash (abu asam)—sekitar 100 tahun yang lalu. Teorinya adalah, makanan yang Anda konsumsi dapat mengubah keasaman atau alkalinitas (nilai pH) dari tubuh Anda. Jadi, jika Anda mengonsumsi makanan dengan acid ash, itu membuat tubuh Anda asam. Jika Anda makan makanan dengan alkaline, itu membuat tubuh Anda basa. Abu netral tidak berpengaruh. 

(BACA JUGA: Beda Usia Beda Pula Cara Diet Untuk Turunkan Berat Badan)


Acid ash dianggap membuat Anda rentan terhadap penyakit, sedangkan abu alkaline dianggap protektif. Dengan memilih lebih banyak makanan alkaline ke dalam gaya hidup Anda, bisa meningkatkan kesehatan. Komponen makanan yang meninggalkan acid ash termasuk protein, fosfat dan sulfur, sementara komponen alkali termasuk kalsium, magnesium, dan kalium.


Berikut kelompok makanan tertentu yang dianggap acidic, netral, dan alkaline

  • Acidic: Daging, unggas, ikan, susu, telur, biji-bijian dan alkohol. 
  • Netral: Lemak alami, pati, dan gula. 
  • Alkaline: Buah-buahan, kacang-kacangan, polong-polongan dan sayuran.

You Might Also LIke