Stay in The know

Weight Loss

Diet Buddha, Turunkan Berat Badan Melalui Pikiran dan Waktu

Diet Buddha, Turunkan Berat Badan Melalui Pikiran dan Waktu

Konsitensi waktu dan pikiran berpengaruh besar terhadap penurunan berat badan seseorang.

Durasi baca: 1 menit 10 detik.


Metode diet Buddha, terinspirasi dari kehidupan Siddhartha Gautama yang memilih untuk melepas kekayaannya dan hidup mengembara. Selama perjalannya ia mencoba mencari banyak hal yang mampu membuatnya merasakan tenang di luar harta kekayaan.  Siddhartha Gautama mengajarkan banyak arti kehidupan melalui pikiran, ketenangan dan pola hidup vegetarian yang membuat dirinya akhirnya menemukan kebahagiaan.

(BACA JUGA: Diet Anda Gagal Lagi? Coba Lakukan Diet Paleo Yang Terinspirasi Gaya Hidup Manusia Purba) 


Melalui cerita tersebut seorang penulis, ilmuwan data dan pendeta, Dan Zigmond, bersama rekan penulisnya Tara Cottrell, akhirnya merangkum semua kisah Siddhartha ke dalam sebuah buku berjudul “Buddha’s Diet: The Ancient Art of Losing Weight Without Losing Your Mind”. Dalam bukunya tersebut tertulis beragam pola hidup ajaran Buddha dan ilmu diet modern yang cocok diterapkan oleh kaum urban saat ini.



(Foto: Carly Jayne/ Unsplash.com)


Metode diet ini berpusat pada konsentrasi serta konsistensi. Anda hanya membutuhkan jam, skala, pikiran terbuka dan kemauan untuk menolak godaan di malam hari selama beberapa minggu. Diet Buddha adalah metode yang membatasi waktu makan seseorang atau yang terkenal dengan sebutan puasa intermittent. Konsep diet ini tergolong sederhana. Anda tidak perlu memikirkan berapa banyak porsi yang dikonsumsi, tetapi orang tersebut diwajibkan untuk dapat berkonsentrasi ketika Anda makan. Sehingga nantinya tubuh dapat mengontrol asupan makan dengan sendirinya, sesuai kebutuhan badan.

(BACA JUGA: Langsingkan Tubuh dengan Diet Mediterania Yang Sehat & Rendah Lemak) 

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke