Stay in The know

Me & Mind

Penderita Bipolar Rentan Bunuh Diri

Penderita Bipolar Rentan Bunuh Diri

Simak ulasannya dalam 50 detik.


Gangguan bipolar yang menyerang mental seseorang dapat menyebabkan situasi emosi menjadi labil secara ekstrim dalam kurun waktu tertentu. Gangguan sejenis ini berisiko membahayakan diri sendiri dan orang lain, apabila tidak memperoleh penanganan tepat. Menurut jurnal Baron dan Byrne (2005) yang menyadur jurnal Clark (1993), ternyata orang dengan gangguan bipolar sangat butuh teman untuk mengerti sehingga mampu mengurangi perasaan negatif yang ada dalam dirinya. Seorang penderita gangguan bipolar yang tidak memperoleh banyak perhatian, cenderung bertindak untuk merugikan diri sendiri.



(Foto: Jcomp/Freepik.com)


Berdasarkan penelitian Prof.dr.Syamsulhadi, Sp.KJ, kecenderungan untuk melakukan bunuh diri pada orang dengan gangguan bipolar 15 kali lipat lebih besar daripada orang tanpa gangguan bipolar. Sebagaimana halnya dengan penyebab gangguan bipolar yang multifaktor, bunuh diri juga memiliki ragam motif seperti tekanan pekerjaan atau tekanan emosional dalam tingkat yang paling berat. Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia cabang Jakarta (PDSKJI Jaya) memaparkan beberapa faktor risiko terjadinya bunuh diri dari seorang penderita bipolar, di antaranya adanya penyalahgunaan zat-zat terlarang, pernah melakukan tindak percobaan bunuh diri sebelumnya, dan kepemilikan senjata api. 

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke