Stay in The know

Me & Mind

Catcalling, Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Biasa

Catcalling, Pelecehan Seksual yang Sering Dianggap Biasa

Panggilan, siulan, komentar, yang diberikan laki-laki pada perempuan tidak dikenal termasuk dalam kategori pelecehan seksual secara verbal

Durasi baca: 1,5 menit.


“Hai cewek, mau ke mana?” atau “Kiw kiw.. suit suit!” beberapa dari Anda pasti ada yang pernah mengalami hal ini saat melewati sekelompok laki-laki yang sedang duduk-duduk. Sikap ini disebut dengan nama catcalling. Menurut Oxford Dictionary, catcalling didefinisikan sebagai siulan, panggilan dan komentar yang bersifat seksual dari seorang laki-laki kepada perempuan yang lewat dihadapannya. Catcalling akan berkembang menjadi street harassment, yakni bentuk pelecehan seksual yang dilakukan di tempat umum.

(BACA JUGA: Lakukan ini Saat Menjadi Korban Catcalling)




Sayangnya, catcalling sering dianggap lumrah oleh sebagian orang terutama di Indonesia. Padahal, pelecehan seksual jenis ini bisa menjadi berat karena setiap kata-kata godaan yang keluar dari mulut pria memiliki arti tersembunyi. Meskipun masuk ke dalam kategori pelecehan seksual, namun pelaku catcalling belum bisa ditindak secara hukum. Hingga saat ini hukum pelecehan seksual di Indonesia masih fokus pada pelecehan seksual secara fisik saja. Pada tahun 2016 lalu, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang dibentuk guna mendukung penyintas atau korban pelecehan seksual, Lentera Sintas Indonesia (LSI), melakukan sebuah survei tentang pelecehan seksual verbal. Hasilnya, pelecehan seksual secara verbal menjadi jenis kekerasan seksual yang paling umum terjadi.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke