Buat kamu yang suka makan junkfood, hati-hati!


Kolesterol merupakan sebuah penyakit yang cukup serius dan harus segera ditangani. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, tidak hanya orang dewasa saja, kolesterol juga bisa menyerang anak muda sekalipun.


Kolesterol yang berlebihan akan mengendap pada dinding arteri, sehingga aliran-aliran darah di jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya dapat terhambat. Artinya, kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyempitan arteri atau aterosklerosis, penggumpalan darah di bagian-bagian tubuh tertentu, stroke ringan, dan penyakit jantung.


Penyakit kolesterol tidak akan menampakkan gejala yang spesifik, sehingga yang hanya mampu mengidentifikasi penyakit kolesterol adalah, seseorang yang terkena penyakit jantung dan juga stroke.


Lalu bagaimana gejala-gejala kolesterol yang sedang mengintai anak-anak muda? Berikut informasinya.

(BACA JUGA: Sebaiknya Dihindari, Inilah 5 Makanan Penyebab Kolesterol!)



(Foto: freepik.com/kamranaydinov)


SAKIT KEPALA 

Biasanya, sakit kepala pada penderita kolesterol tinggi paling sering terjadi, dan hal ini menyerang seseorang yang memiliki gangguan kompleks seperti tekanan darah tinggi. Sehingga bisa diartikan pusing, namun bukan hanya pusing yang biasa, biasanya para penderita mengalaminya di bagian belakang kepala, dan tidak kunjung hilang meski sudah meminum obat.


MATA DAN TELINGA TERGANGGU

Hati-hati, tingginya kadar kolesterol bisa membuat pembuluh darah utama yang terletak di dekat telinga, tepatnya bagian tengah akan kehilangan elastisitas. Sehingga aliran darah menjadi lebih kuat dan terdengar oleh telinga kita. Hal tersebut juga berlaku untuk mata, ketika banyak kolesterol yang menumpuk pada pembuluh darah, maka aliran darah yang bekerja untuk mata juga ikut terhambat.


RASA NYERI DI DADA 

Ketika sedang stres atau beraktivitas tiba-tiba area dada kamu terasa nyeri, kamu bisa jadi terkenal serangan kolesterol tinggi. Ketika kolesterol mengendap di pembuluh darah, maka aliran darah ke jantung juga tidak lancar.


Jika peredaran darah ke jantung tidak lancar, maka kadar oksigen di dalam jantung juga akan menipis. Kalau jantung tidak punya cukup oksigen untuk bekerja, maka ia akan bekerja dua kali lebih keras daripada biasanya. Hal inilah yang kemudian menyebabkan timbulnya rasa nyeri di dada kamu.


(Audy Muhammad L/Mondials A/Andiasti Ajani, foto: freepik.com/yanalya)