Stay in The know

Health & Body

Waktu Makan Malam yang Tepat saat Puasa

Waktu Makan Malam yang Tepat saat Puasa

Jangan sampai melewati batas waktu!

Durasi baca: 50 detik.


Waktu yang sempit saat bulan Ramadan membuat Anda harus tetap memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tubuh. Karenanya, banyak orang yang makan lagi setelah salat Tarawih, yaitu sekitar pukul  21.00. Namun, kapankah waktu makan malam yang tepat saat puasa? 


(BACA JUGA: Inilah Takaran Gula yang Dibutuhkan Saat Puasa)


Melansir laman Livescience.com, harus ada jeda antara makan malam saat puasa dan tidur. Setelah melakukan makan malam tersebut, Anda disarankan untuk memberikan jeda selama 2 – 3 jam sebelum tidur. Waktu tersebut merupakan saatnya tubuh untuk mencerna makanan terakhir yang dimakan. Tubuh membutuhkan waktu kira-kira 3 jam untuk mencernah makan malam sebanyak 600 kalori, yang terdiri dari karbohidrat, protein, dan sayuran. 



(Foto: Pixnio.com)


Kebiasaan langsung tidur setelah makan harus Anda hindari selama bulan puasa dan hari-hari biasa lainnya. Karena hal tersebut dapat mengganggu tidur Anda dan merasakan heartburn saat tengah tidur. Heartburn adalah sensasi perih dan panas di dada Anda. Kondisi tersebut dapat menjadi semakin buruk saat Anda berbaring tidur. Terlebih bila menu makan malam saat itu adalah makanan pedas dan berlemak. Selain heartburn, kebiasaan buruk tersebut dapat menaikkan berat badan karena metabolisme tubuh terganggu. 


Agar dapat menghindari efek samping tersebut, Anda harus menunggu setidaknya 3 jam sebelum tidur. Sehingga, bila Anda selesai makan malam sekitar pukul 21.00, setidaknya Anda sudah dapat tidur pukul 23.00. Solusi lainnya adalah pilih makanan yang lebih mudah dicerna tubuh untuk dikonsumsi, yaitu makanan berkarbohidrat dan berprotein yang rendah. Misalnya adalah roti tawar, nasi putih, kacang-kacangan, tahu, tempe, dan sayuran matang.


(Maghfira Farhana, foto: Kaboompics.com/ Pexels.com)

You Might Also LIke