Stay in The know

Health & Body

Ternyata, Mengeringkan Vagina dengan Tisu Tidak Disarankan!

Ternyata, Mengeringkan Vagina dengan Tisu Tidak Disarankan!

Tisu dapat menyebabkan luka, infeksi, hingga penurunan kualitas seks

Durasi baca: 1 menit.


Area genital perempuan yakni vagina, memang harus selalu dijaga kebersihannya agar selalu sehat. Itulah sebabnya, tepat setelah buang air kecil para perempuan disarankan untuk mengeringkan area vaginanya. Jika tidak, maka area vagina akan lembap dan berisiko terkena jamur. Jika area vagina ditumbuhi jamur, maka Anda dipastikan akan mengalami beberapa gangguan. Mulai dari gatal hingga muncul aroma tidak sedap dari area vagina Anda.

(BACA JUGA: Lakukan Ini untuk Usir Aroma Tidak Sedap pada Miss V)


Karena itu, mayoritas perempuan selalu sedia tisu di dalam tas. Tidak hanya untuk membersihkan keringat atau kotoran, tetapi juga jaga-jaga untuk dipakai mengeringkan area vagina setelah buang air kecil. Namun tahukah Anda, bahwa ternyata mengeringkan area vagina menggunakan tisu bukanlah hal yang disarankan?




Seorang dokter bernama Michael Ingber mengatakan, bahwa tisu terutama tisu toilet dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan pada vagina. Seperti infeksi, luka, hingga penurunan kualitas seks.


“Tisu toilet dapat mengiritasi vulva dan vagina, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif,” ujarnya pada glamour.com.


Meskipun terlihat halus dan mudah hancur, pada dasarnya tisu dibuat dari kulit kayu. Sehingga jika Anda mengeringkan vagina dengan gerakan yang terlalu kasar, maka tisu dapat melukai area vital Anda.


“Area vagina sangat halus, sehingga saat Anda mengeringkannya harus dengan gerakan dan menggunakan media yang lembut juga,” ungkap Jessica Shepperd, MD, selaku asisten profesor kebidanan dan ginekologi klinis dari llinois College of Medicine, Chicago.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke