Jangan langsung tidur setelah sahur.

Durasi baca: 1 menit 10 detik.


Umat Muslim dilarang untuk kembali tidur setelah sahur. Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah Rahimahullah, dalam kitab Zad al-Ma'ad fi Hadyi Khairil Ibad, tidur setelah subuh dapat mencegah rezeki, karena subuh adalah waktu mahluk mencari rezeki mereka dan dibagikannya rezeki tersebut. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang (makruh) kecuali ada penyebab atau keperluan. Perintah tersebut ternyata juga didukung dengan ilmu medis. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Massachusetts Institute of Technology, tidur setelah sahur dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti berikut.

(BACA JUGA: Ilmu Pengetahuan di Balik 3 Aturan dalam Islam) 


ASAM LAMBUNG

Sistem pencernaan setidaknya membutuhkan waktu selama 2 jam untuk menyaring makanan hingga menjadi sari. Jika pada proses tersebut Anda langsung tertidur, maka kinerja lambung menjadi tidak stabil yang menyebabkan kenaikan asam lambung. Selain itu, pada saat tidur gaya gravitasi di dalam klep lambung menjadi melonggar, hal ini akan membuat asam lambung dalam perut justru mengalir balik ke arah kerongkongan. Penderita akan mengalami mulas, sakit ulu hati, perih dan mual.

(BACA JUGA: Redakan Asam Lambung dengan Minuman Ini)


SEMBELIT

Saat proses pencernaan belum sempurna, maka lambung yang berfungsi memecah makanan justru tidak dapat bekerja maksimal. Akibatnya, terdapat penimbunan pada usus yang membuat Anda sesak napas ketika tidur dan sulit buang air besar.