×

Stay in The know

Health & Body

Terlalu Sering Merokok Rupanya Menyebabkan Payudara Mengendur dan Puting Menghitam

Terlalu Sering Merokok Rupanya Menyebabkan Payudara Mengendur dan Puting Menghitam
Saskia Damanik

Tue, 27 December 2016 at 10.47

Fakta bertambah jika merokok ternyata membuat bentuk payudara dan warna puting berubah.

GLITZMEDIA.CO nampaknya tak pernah bosan mengajak para perokok aktif untuk berhenti merokok. Selain efek samping yang buruk bagi kesehatan maupun kecantikan, kebiasaan buruk ini juga berdampak pada perubahan bentuk payudara seorang wanita. (BACA: Bahaya Rokok Yang Memberi Efek Buruk Bagi Kecantikan Kulit Dan Rambut).  Dokter Ahli Bedah Plastik asal Amerika Serikat bernama dr. Anthony Youn, menyarankan kepada wanita perokok aktif untuk segera menghentikan kebiasaan buruk ini jika tak ingin tubuh menjadi rusak.

Fakta menarik diungkapkan dr. Anthony, jika selama ini sebagian pasiennya yang melakuka operasi plastik payudara adalah mereka yang mayoritas merokok. Wanita tersebut biasanya tidak puas dengan bentuk payudaranya yang kian lama kian menurun, sekalipun usianya masih amat muda. 


Yang lebih mengerikannya lagi, dr. Anthony juga menemukan fakta lain. Wanita perokok dikatakannya memiliki warna puting payudara lebih gelap dari warna aslinya. “I cringe every time I see a patient for a breast lift who is a smoker. I’m deathly afraid that despite my warnings, she will smoke before or after surgery and cause her nipples to turn black and fall off. I've seen it before,” ungkapnya.

Hal ini disebabkan karena aliran darah mereka sudah terkontaminasi dengan beragam racun yang terkandung di dalam rokok. “Nicotine and carbon monoxide taken in during smoking can disrupt blood flow to different parts of the body and so disrupts the healing process following surgery. The toxins can act as a 'virtual tourniquet' and effectively kill a body part by stopping blood from reaching it,” tambahnya lagi. 

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke