Stay in The know

Health & Body

Semangat Luar Biasa Virsaviya Borun, Gadis Cilik Yang Mengidap Penyakit Langka

Semangat Luar Biasa Virsaviya Borun, Gadis Cilik Yang Mengidap Penyakit Langka

Gadis cantik ini terlahir dengan jantung yang berada di luar dada dan perutnya. Meskipun begitu ia tetap aktif dan ceria...

Cukup miris rasanya jika melihat keadaan Virsaviya Borun. Di usianya yang baru saja menginjak 6 tahun, ia harus menanggung penyakit langka yang sangat menyiksa selama hidupnya. Gadis kelahiran Rusia ini mengidap sebuah penyakit bernama Pentalogy of Cantrell. 

Kondisi medis ini dapat dikatakan sangat jarang terjadi. Mereka yang didiagnosa penyakit ini biasanya memiliki riwayat cacat saat lahir. Bahkan semasa kehamilan, Mrs. Borun, yang merupakan ibu dari Virsaviya sudah cukup putus asa, terlebih saat dokter mendiagnosa usia sang anak tidak akan bertahan lama. “When I was pregnant, the doctor said she will not survive, that she is going to die,” ungkap sang ibu.


Pentalogy of Cantrell sendiri adalah keadaan jantung serta usus yang berada di luar dada dan perut. Kedua organ tubuh tersebut hanya dilapisi oleh lapisan kulit yang begitu tipis, hingga pergerakan jantungnya tampak di permukaan. Penyakit ini sendiri terdiri dari beberapa golongan, mulai dari cacat ringan hingga komplikasi yang terbilang serius dan mematikan.

Bayi yang terlahir dengan penyakit ini biasanya juga mengalami suatu perbedaan dengan orang normal lainnya. Jantung yang biasa terdapat pada sisi sebelah kiri, justru sebaliknya, berada di sebelah kanan. Hingga saat ini, penyebab kelainan ini belum dapat dipastikan. Namun, salah satunya alasannya diduga karena sang ibu mengalami kelainan pada jaringan embrio selama proses kehamilan.


Hebatnya, Virsaviya tetap tumbuh menjadi sosok yang ceria dan cerdas di tengah penyakit yang dialaminya. Melihat foto-fotonya, segala rasa minder dan sakit ia patahkan begitu saja dengan senyuman di bibir mungilnya. Bahkan, sang ibu mengatakan bahwa Virsaviya sangat aktif dan mau terus belajar meskipun tidak bersekolah. 

“Virsaviya has been learning English, although she does not currently attend school because of her condition. While awaiting treatment, Virsaviya fills her days with art, music, and dance. The mother and daughter also rely on their faith to keep them strong in the face of adversity,” tutup sang ibu.

Hingga saat ini, usaha sang ibu untuk mengobati putrinya tak putus dilakukan, mengingat dana yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Sebuah gerakan sosial, Youcaring.com, berbesar hati menggalangkan dana demi kesembuhan sang putri berambut pirang panjang ini. Semoga Virsaviya bisa terus tumbuh menjadi anak yang cerdas, ceria, dan sehat. 

(Elizabeth Puspa, Images: Berbagai sumber)

You Might Also LIke