Stay in The know

Health & Body

Sehat Berawal dari Cuci Tangan

Sehat Berawal dari Cuci Tangan

Cuci tangan dapat membantu mencegah penyebaran kotoran dan bakteri yang mengganggu kesehatan.

Durasi Baca: 1 menit


Banyak hal yang dapat dilakukan oleh tangan kita. Mulai dari memegang buku, menggenggam bola, hingga menekan keypad smartphone. Tak heran rasanya jika penelitian yang dilakukan oleh Universitas Oxford menyebutkan bahwa telapak tangan kita merupakan media utama yang dapat menjadi jembatan perpindahan kotoran dan bakteri yang mengganggu kesehatan. 

(BACA JUGA: Bersih Pangkal Sehat pada Anak)



Lifebuoy, sebagai brand yang ingin membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia, sangat memahami hal tersebut. Bertempat di SDN Rawa Barat 05 Jakarta Selatan, Lifebuoy kembali memperingati Global Handwashing Day (GHD) melalui gerakan “Gabung Aksi Indonesia Merdeka dari Kuman”.


AKSI SEHAT UNTUK ANAK INDONESIA

Untuk menyehatkan suatu bangsa, Anda harus bergerak mulai dari generasi yang paling muda. Lifebuoy memang telah berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satu brand dari PT Unilever Indonesia Tbk ini berkonsentrasi terutama pada pilar ketiga yaitu ‘Kesehatan dan Kesejahteraan’ karena dinilai dapat berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusianya. 


Melalui aksi sederhana namun efektif, gerakan Gabung Aksi Indonesia Merdeka dari Kuman merupakan ajakan Lifebuoy kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mengedepankan kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai tindakan nyata menjaga kebersihan dan membebaskan diri dari kuman penyebab infeksi.


Kami percaya bahwa dengan edukasi kebiasaan CTPS secara luas, akan tercipta gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perilaku hidup bersih dan sehat.” Ujar Arya Bahupringga selaku Head of Marketing Skin Cleansing & Baby Care, PT Unilever Indonesia Tbk.


Lebih lanjut, Arya menjelaskan bahwa CTPS adalah kebiasaan yang efektif memutus mata rantai penyebaran infeksi yang disebabkan kuman. CTPS bahkan terbukti mampu membantu menekan angka kematian yang disebabkan oleh bakteri secara signifikan. Tak heran rasanya jika Lifebuoy berusaha menggandeng 3 mitra utama dalam mensosialisasikan CTPS ini yaitu sekolah, ibu, dan rumah sakit. 


Yang menarik, Dr. Eni Gustina, MPH selaku Direktur Kesehatan Keluarga sekaligus Plt Direktur Promosi Kesehatan, Kementrian Kesehatan RI menyatakan,”Lifebuoy tidak hanya membantu pemerintah dalam pencapaian SDGs di pilar ketiga, namun juga memberikan edukasi berkualitas melalui penyediaan air dan sistem sanitasi yang bersih dan higienis,” ujarnya.


Sepak terjang Lifebuoy hingga kini tercatat telah menjangkau 23,8 juta anak Sekolah Dasar, 71,7 juta Ibu beserta keluarganya, dan 1000 Rumah Sakit di seluruh Indonesia. Pada tahun 2020 nanti, targetnya bertambah mencapai 100 juta tangan sehat Indonesia dan kesejahteraan 1 milyar orang secara global.


(Anggia Hapsari, foto: Lifebuoy, Pexels)

You Might Also LIke