ads



Stay in The know

Health & Body

Tidak Hanya Duduk, Terlalu Lama Berdiri Juga Bisa Sebabkan Sakit Pinggang

Tidak Hanya Duduk, Terlalu Lama Berdiri Juga Bisa Sebabkan Sakit Pinggang

Sakit pinggang karena terlalu lama berdiri bisa diatasi dengan pilates dan deep squat rest

Durasi baca: 1 menit.


Banyak ahli kesehatan yang menyebutkan bahwa terlalu banyak duduk dapat menyebabkan sakit pinggang dan tulang belakang. Maka dari itu banyak dari mereka yang menyarankan, jika Anda sudah duduk selama kurang lebih satu sampai dua jam, usahakan untuk berdiri selama 30 menit sebelum akhirnya kembali duduk.


Ternyata, dalam sebuah penelitian lain disebutkan bahwa terlalu lama berdiri juga dapat menyebabkan sakit pinggang. Melansir dari dailymail.co.uk, seorang ahli ergonomi dari Universitas Quebec di Kanada mengatakan bahwa saat duduk dan berdiri, otot pinggang berada dalam posisi yang sama.


Pada penelitian lain, seorang ahli fisioterapi bernama Jill Gamlin dari Universitas Cambridge di Inggris mengatakan, jika seseorang berdiri maka pusat gravitasi tubuh akan bertumpu di tulang belakang. Sehingga ketika Anda berdiri terlalu lama, tulang belakang akan merasa nyeri karena menumpu berat.

(BACA JUGA: Atasi Nyeri Otot Pasca Olahraga dengan 5 Trik Ini)




“Terlebih jika bobot tubuh Anda tidak ideal atau berlebih, maka kerja tulang belakang dalam menumpu grativasi akan semakin berat,” tutur Gamlin. Ketika tulang belakang menahan beban, efeknya tentu akan menyebar ke bagian tubuh yang lain termasuk pinggang.


Banyak cara bisa dilakukan untuk menurunkan risiko gangguan tulang belakang dan pinggang akibat terlalu lama duduk atau berdiri. Salah satunya adalah dengan berolahraga. Pilates dan deep squat rest, adalah dua jenis olahraga yang dapat membantu menurunkan risiko gangguan tulang belakang dan pinggang.


Mengapa? Karena kedua jenis olahraga ini memang fokus untuk memperbaiki postur tubuh terutama tulang belakang. Itulah mengapa, para penderita skoliosis sangat disarankan untuk menjajal dua olahraga ini agar tubuh terhindar dari gangguan nyeri atau pegal.


(Andiasti Ajani, foto: unsplash.com/yuya hata, healthline.com)

You Might Also LIke