MINYAK KAYU PUTIH

Minyak kayu putih juga merupakan hasil dari gabungan beberapa bahan. Seperti cengkeh, menthol, dan bahan lain yang mampu menimbulkan rasa panas di tubuh. Karena menimbulkan rasa panas, minyak kayu putih tidak dianjurkan untuk digunakan pada bayi. Sebab kulit bayi masih sensitif dan rentan.


Minyak kayu putih mengandung antibakteri, antiseptik, dan aromaterapi. Itulah mengapa saat Anda terkena flu, disarankan untuk meneteskan minyak kayu putih ke dalam air panas kemudian hirup hawa panasnya. Biasanya, setelah melakukan ini pernapasan Anda pasti akan terasa lebih lega dan tenang.


Karena mampu menenangkan, minyak kayu putih juga sering digunakan sebagai minyak pijat. Minyak kayu putih juga mampu menurunkan nyeri otot, pegal, dan menghilangkan rasa lelah. Sebab, minyak kayu putih disebut mampu melancarkan peredaran darah.


MINYAK TAWON

Sama seperti dua minyak sebelumnya, minyak tawon juga merupakan gabungan dari beberapa bahan baku. Seperti minyak kayu putih, minyak serai, kunyit, dan bawang merah. Bagi Anda yang masih berpikir kalau minyak tawon mengandung tawon atau lebah, sebaiknya perhatikan artikel ini baik-baik.


Minyak tawon sama sekali TIDAK MENGANDUNG TAWON. Nama tawon, diambil dari perusahaan yang pertama kali mengeluarkan minyak ini. Minyak gosok cap Tawon dibuat oleh Lia A Liet pada 6 Desember 1912 di Makassar. Inilah alasan mengapa minyak tawon asli adalah yang berasal dari Makassar.


Minyak tawon memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Mulai dari melancarkan sirkulasi darah, meredakan sakit kepala, mengobati sakit perut, hingga diare. Bahkan minyak tawon juga mampu menyembuhkan tenggorokan gatal dengan cara meminumnya sebanyak satu sendok makan saja.


Selain itu, minyak tawon juga bisa digunakan untuk mengatasi luka luar seperti lecet, hingga luka bakar. Bahkan, dengan mengoleskan minyak tawon ke luka luar, kulit Anda bisa kembali seperti semula alias tidak ada bekas lukanya.




(Andiasti Ajani, foto: unsplash.com/christin hume, babyshopsg.com, ebay.com)