Dehidrasi hingga gagal ginjal, inilah penyebab urine berbusa yang Anda alami

Durasi baca: 1 menit.


Urine atau biasa disebut dengan air kencing adalah cairan sisa hasil metabolisme yang dihasilkan oleh ginjal. Urine terdiri dari air dan bahan-bahan sisa metabolisme. Seperti garam dan berbagai materi organik. Meskipun urine adalah “sampah” tubuh, tapi ternyata kesehatan tubuh seseorang dapat dilihat dari warna urinenya hingga teksturnya.


Termasuk soal apakah urine Anda berbusa atau tidak. Banyak orang merasa panik ketika buang air kecil, kemudian urine mereka berbusa. Penyebab urine berbusa sebetulnya banyak. Mulai dari hal biasa hingga tanda bahwa saluran kencing atau tubuh Anda mengalami masalah. Berikut ini GLITZMEDIA.CO telah menuliskan beberapa penyebab urine berbusa.


Jika Anda mengalaminya, tidak ada salahnya untuk melakukan pengecekan ke dokter guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

(BACA JUGA: 5 Cara Menerapkan Pola Hidup Sehat Agar Awet Muda)

 



BUANG AIR KECIL TERBURU-BURU

Penyebab urine berbusa yang pertama adalah karena Anda terlalu buru-buru saat membuangnya. Entah karena memberi tekanan pada perut bawah atau karena kebelet. Ketika Anda membuang urine terlalu cepat lalu urine tersebut membentur dinding toilet, maka busa secara otomatis akan muncul.


Hal ini tidak boleh Anda lakukan secara rutin, karena akan berbahaya untuk kandung kemih Anda. Tidak hanya berbahaya untuk kandung kemih, sensor ingin buang air kecil yang dikirimkan tubuh ke otak Anda juga akan rusak. Sehingga, Anda tidak akan lagi merasa ingin buang air kecil jika kandung kemih belum penuh.


DEHIDRASI

Penyebab urine berbusa yang kedua adalah karena Anda dehidrasi. Ketika tubuh Anda kekurangan cairan, maka urine yang terbentuk akan lebih pekat dan terkonsentrasi. Urine yang terkonsentrasi ini cenderung berbusa.


Oleh karena itu, pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Caranya sangat mudah, cukup minum air putih sebanyak tujuh sampai delapan gelas sehari.


INFEKSI SALURAN KEMIH

Penyebab urine berbusa yang ketiga adalah karena Anda mengalami infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih bisa Anda alami jika memiliki kebiasaan suka menahan air kencing. Coba ingat-ingat lagi. Saat buang air kecil bagaimana kondisi tubuh Anda? Apakah disertai nyeri dan sakit kepala setelahnya?


Jika iya, tandanya Anda benar mengalami infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri dari urine yang tertahan lama di saluran kemih. Akibatnya ketika dibuang urine menjadi kelabu dan berbusa.


PROTEIN DI DALAM URINE

Penyebab urine berbusa yang keempat adalah karena ada protein di dalam urine Anda. Hal ini bisa menjadi alasan jika Anda tidak menahan buang air kecil atau infeksi saluran kemih. Ketika jumlah protein di dalam urine Anda melebihi batas normal, maka Anda bisa mengalami proteinuria.


Proteinuria inilah yang menyebabkan urine Anda berbusa. Jika Anda termasuk dalam kategori ini, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Karena, jika proteinuria yang Anda alami termasuk ke dalam golongan berat, bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda mengalami gagal ginjal.




(Andiasti Ajani, foto: unsplash.com/sandie clarke, vix.com, steptohealth.com)