Pengaruh obat hingga gangguan kesehatan komplikasi, inilah penyebab infeksi saluran kemih yang harus kamu tahu.


Siapa di antara kamu yang suka menahan pipis atau buang air kecil? Jika kamu melakukannya, kondisi apa yang paling sering kamu rasakan? Pusing, mual, atau nyeri di perut bagian bawah? Bila kamu merasakan nyeri di perut bagian bawah, berhati-hatilah.


Kamu mungkin mengalami infeksi saluran kemih. Saluran kemih adalah adalah deretan organ yang membentuk, mengumpulkan, dan mengosongkan urin atau air kencing. Seperti ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.


Saluran kemih sendiri terbagi atas dua bagian, yaitu bagian atas dan bawah. Saluran kemih bagian atas, berada di area ginjal hingga ureter proximal. Sedangkan saluran kemih bagian bawah, berada di antara ureter distal, kandung kemih, hingga uretra.


Karena menjadi tempat pembuangan atau jalur ampas tubuh, maka saluran kemih rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan. Salah satunya adalah infeksi saluran kemih. Penyebab infeksi saluran kemih juga beragam.


GLITZMEDIA.CO telah mengompilasi penyebab infeksi saluran kemih di bawah ini. Kira-kira apa saja penyebabnya? Langsung saja simak ulasannya berikut ini.

(BACA JUGA: Pentingnya Mengosongkan Kandung Kemih Setelah Bercinta)




PENGARUH OBAT

Penyebab infeksi saluran kemih yang pertama adalah efek dari obat-obatan tertentu yang sedang kamu konsumsi. Biasanya, obat-obat untuk kemoterapi seperti sikolofosfamid dan ifosfamid, adalah jenis obat yang menyebabkan infeksi di saluran kemih seseorang.


GANGGUAN KOMPLIKASI

Penyebab infeksi saluran kemih yang kedua adalah karena kamu mengalami gangguan kesehatan yang sangat serius atau komplikasi. Seperti diabetes, batu ginjal, pembesaran prostat, hingga cedera tulang belakang. 


TERAPI RADIASI

Penyebab infeksi saluran kemih yang ketiga adalah efek dari terapi radiasi. Terapi radiasi biasanya dilakukan oleh seseorang yang mengalami gangguan saraf atau tulang di tubuhnya. Nah bila kamu melakukan terapi radiasi di area pinggang ke bawah, maka risiko infeksi saluran kemih juga akan semaki tinggi.


(Andiasti Ajani, foto: nypost.com, womenshealth.com.au)