Hal ini penting terutama untuk kamu yang sedang merencanakan kehamilan.


Menurut dokter Nadir Chan, Sp.OG dari Rumah Sakit Ibu dan Anak YPK, Jakarta, menstruasi merupakan proses pertumbuhan sel telur menjadi matang dan penebalan dinding rahim yang siap menerima pembuahan.Siklus ini terjadi setiap bulan.


Kamu perlu menghitung masa menstruasi dan cara menghitung haid bulan depan untuk memantau kesehatan reproduksi.  Bagaimana cara menghintung haid bulan depan dan apa fungsi menghitung siklus menstruasi? 


FUNGSI MENGHITUNG SIKLUS MENSTRUASI: MENGETAHUI MASA SUBUR

Pemahami siklus menstruasi sangatlah penting untuk menghitung masa subur perempuan. Perhitungan masa subur ini digunakan untuk melakukan program hamil serta mencegah kehamilan secara alami. 


Tidak hanya itu, siklus menstruasi juga bermanfaat untuk mendeteksi perubahan siklus menstruasi perempuan serta menduga adanya kelainan atau penyakit tertentu,” jelas dokter Nadir. 


Siklus menstruasi yang sehat adalah siklus yang berlangsung antara 21-35 hari. Perempuan akan mengalami masa menstruasi selama tiga hingga tujuh hari. Meski demikian, ada juga perempuan yang mengalami masa menstruasi hingga sepuluh hari. 


Perbedaan masa menstruasi dan siklus mentruasi seorang perempuan disebabkan oleh keseimbangan hormon reproduksi serta pemakaian obat hormonal. 


FUNGSI MENGHITUNG SIKLUS MENSTRUASI: WASPADA SIKLUS TIDAK TERATUR DAN NYERI HAID

Sebagai seorang perempuan yang peduli terhadap kesehatan keluarga, kamu pun tentu harus memerhatikan kesehatan kamu. Tak terkecuali kesehatan organ reproduksi dan siklus menstruasi. Hal ini penting untuk menghindari berbagai masalah ringan ataupun serius pada organ reproduksi.


Jika siklus menstruasi tidak teratur, darah menstruasi keluar dalam jumlah banyak, dan bahkan mengalami nyeri hebat saat menstruasi, kamu perlu lebih waspada. Nyeri haid terjadi karena zat prostaglandin yang memicu kontraksi rahim.


Mekanisme ini membuat seorang perempuan mengalami kram perut saat haid. Nyeri saat haid sebenarnya normal terjadi asalkan kamu masih dapat beraktivitas. Jika kram perut mengganggu aktivitas dan harus mengonsumsi obat pereda rasa sakit, bisa jadi kamu memiliki masalah serius seperti kista, miom, atau endometriosis.


Tak ada salahnya memeriksakan kesehatan kamu secara teratur ke dokter spesialis kandungan. Umumnya pada saat pemeriksaan, dokter akan melakukan pemeriksaan USG dan darah di laboratorium.

(BACA JUGA: Pinggang dan Punggung Nyeri Saat Menstruasi? Ketahui Penyebabnya di sini!)



BEGINI CARA MENGHITUNG SIKLUS MENSTRUASI 

Kalau kamu masih bingung untuk mengetahui hari yang tepat, coba cermati cara menghitung haid bulan depan ini:


Biasanya, hari pertama menstruasi bulan ini berjarak 28 hari hingga hari pertama menstruasi pada bulan berikutnya. Artinya, jika awal haid kamu dimulai pada tanggal 5 September maka, menstruasi bulan berikutnya adalah 2 Oktober. 


Meski demikian, tidak semua perempuan memiliki siklus tepat 28 hari. Siklus menstruasi antara 21-35 hari masih dianggap normal, walaupun kamu tetap perlu  menghitung siklus mentruasi secara teratur. 


Perhatikan apakah siklus menstruasi kamu kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari. Waspada juga  jika ternyata darah menstruasi kamu keluar lebih dari 14 hari atau terjadi pendarahan di luar masa menstruasi. 


Selain mengetaui cara menghitung haid bulan depan, kamu pun perlu menjaga pola makan dan batasi konsumsi gula, termasuk soda. Terlalu banyak mengonsumsi gula selain memicu diabetes, juga akan mengganggu hormon reproduksi. Pada anak remaja perempuan, terlalu banyak konsumsi gula akan memicu menstruasi dini yang akhirnya memperbesar kemungkinan menopause dini. 


(Anggia Hapsari, foto: freepik.com/freepik, sickchirpse.com)