×

Stay in The know

Health & Body

Minyak Kelapa untuk Diet, Benarkah Efektif?

Minyak Kelapa untuk Diet, Benarkah Efektif?
Asti Ajani

Thu, 10 January 2019 at 08.01

Minyak kelapa untuk diet ternyata dilarang oleh ahli kesehatan, berikut alasannya!

Durasi baca: 55 detik.


Banyak orang menggunakan minyak kelapa untuk diet karena dinilai dapat membantu proses penurunan berat badan lebih cepat. Sayangnya, pernyataan tersebut tidak seutuhnya benar dan telah dipatahkan oleh penelitian American Heart Association.


Para ahli menyebutkan bahwa minyak kelapa sama-sama memiliki kandungan lemak jenuh seperti mentega. Bahkan, risiko terkena jantung dan stroke akibat terlalu banyak mengonsumsinya sangat mungkin terjadi.


Menurut penelitian tersebut, minyak kelapa bersifat jenuh dan mampu meningkatkan kadar kolesterol LDL. Hal ini akan menimbulkan penggumpalan darah di dalam arteri nadi dan berisiko menyebabkan Anda mudah terserang penyakit kardiovaskular seperti jantung maupun stroke. Sehingga sangat tidak disarankan menggunakan minyak kelapa untuk diet.

(BACA JUGA: 10 Khasiat Minyak Kelapa untuk Kesehatan) 




Minyak kelapa sebenarnya masih aman untuk Anda konsumsi dalam takaran yang wajar dan tidak berlebihan. Cairan minyak kelapa lebih mudah terserap oleh tubuh, karena cepat terurai saat proses pembakaran.


Lemak yang dihasilkan oleh minyak kelapa berfungsi sebagai sumber energi tambahan untuk tubuh. Bila Anda ingin memulai hidup sehat sebaiknya mulailah untuk mengurangi pemakaian minyak dan metode memasak dengan teknik menggoreng.


Jangan salah kaprah menggunakan minyak kelapa untuk diet. Lebih baik olah makanan Anda dengan merebus atau membakarnya untuk mengurangi penimbunan lemak di dalam tubuh. Anda juga bisa coba mengganti minyak kelapa atau sawit, dengan bahan yang berasal dari tumbuhan ataupun nabati. Seperti minyak zaitun dan minyak bunga matahari.


(Elizabeth Puspa/Andiasti Ajani, foto: aryachemical.com, unsplash.com/deanna alys)

You Might Also LIke