Stay in The know

ads

Health & Body

Minuman Soda Dapat Melancarkan Menstruasi, Benarkah?

Minuman Soda Dapat Melancarkan Menstruasi, Benarkah?

Temukan faktanya dalam artikel berikut ini

Durasi baca: 1 menit.


Ketika hendak menstruasi, gejala atau efeknya dalam tubuh setiap perempuan berbeda-beda. Ada yang merasa nyeri, ada yang pegal-pegal, ada yang sensitif secara emosional, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, mitos seputar jadwal menstruasi juga tidak luput dari kehidupan para perempuan.


Contohnya, Anda memiliki satu atau dua orang teman yang jadwal menstruasinya berdekatan dengan jadwal Anda. Ketika mereka sudah menstruasi dan Anda belum, biasanya Anda akan meminta mereka untuk menginjak jempol kaki Anda supaya menular.


Namun secara medis, ada penjelasan valid yang dapat menjadi alasan mengapa jadwal menstruasi Anda dan teman Anda bisa berdekatan. Karena, ketika Anda berteman dengan seseorang dan sering melakukan sentuhan fisik seperti bergandengan tangan misalnya, maka keringat yang ada di dalam tubuh Anda berdua akan bertukar.

(BACA JUGA: Pentingnya Menghitung Siklus Menstruasi)




Pertukaran keringat ini ternyata mampu memengaruhi hormon di dalam tubuh Anda dan teman Anda. Hormon inilah yang membuat jadwal menstruasi Anda dan teman Anda menjadi berdekatan. Tetapi bagaimana dengan mitos yang lain? Seperti minuman bersoda misalnya yang disebut-sebut dapat mempercapat menstruasi. Benarkah?


Melansir dari healthline.com, minuman bersoda benar dapat mempercepat menstruasi. Tetapi maksudnya bukan saat jadwal Anda telat atau saat haid ingin cepat selesai. Tapi lebih kepada perempuan yang belum pernah menstruasi sama sekali.


Ketika seorang perempuan belum akhil baligh dan rajin meminum minuman bersoda, maka proses menstruasi yang ia dapatkan akan semakin cepat. Bahkan bisa lebih cepat dari jadwal yang seharusnya.


Tidak dijelaskan lebih lanjut apakah hal ini baik atau tidak untuk reproduksi seorang perempuan. Tapi yang pasti, untuk menjawab pertanyaan: apakah minuman bersoda dapat mempercepat haid? Jawabannya adalah benar. Namun khusus untuk para remaja yang belum mengalami menstruasi.


(Andiasti Ajani, foto: freepik.com/katemangoes, shape.com.sg)

You Might Also LIke