Putri Maria Galitzine meninggal dunia di usia 31 tahun, tepat enam hari sebelum ia ulang tahun yang ke-32.

Durasi baca: 1 menit.


Awal bulan Mei lalu, sebuah kabar mengejutkan datang dari Keluarga Kerajaan Austria, di mana salah satu anggotanya yakni Putri Maria Galitzine, dikabarkan meninggal dunia di karena gangguan aneurisma. Mengejutkannya, keluarga bahkan Putri Maria sendiri sama sekali tidak tahu kalau ia mengidap aneurisma.


Pertanyaan berikutnya, apa itu aneurisma? Melansir dari livestrong.com, aneurisma adalah fenomena pelebaran pembuluh darah, yang disebabkan oleh lemahnya kondisi dinding pembuluh darah itu sendiri.


Konon, pelebaran pembuluh darah bisa mencapai 1,5 kali lipat dibandingkan dengan ukuran pembuluh normal. Pada umumnya, pembuluh darah memiliki dinding yang tebal. Sehingga, dapat mempertahankan bentuknya, meskipun tekanan darah di dalamnya cukup tinggi.


Namun dalam kasus aneurisma, dinding pembuluh darah tidak dapat menahan tekanan darah yang ada di dalamnya. Sehingga terjadilah penggelembungan dan lama-lama membuat pembuluh darah otomatis melebar secara perlahan.


Penggelembungan pembuluh darah ini bisa terjadi di mana saja. Tapi pada umumnya ada di bagian-bagian tubuh seperti perut atau dada. Perbedaan lokasi ini ternyata turut membedakan gejala yang mungkin dirasakan oleh penderitanya.

(BACA JUGA: Tubuh Menggigil Tiba-Tiba Saat Suhu Normal, Apa Penyebabnya?)




ANEURISMA DI DADA

  • Batuk

  • Suara berubah menjadi serak

  • Napas pendek

  • Nyeri atau terasa ada tekanan di dada

  • Nyeri punggung


ANEURISMA DI PERUT

  • Nyeri di dalam atau perut bagian samping yang frekuensinya terus menerus

  • Nyeri punggung

  • Area di sekitar pusar terasa seperti berdenyut


Gejalanya terlalu umum alias mirip dengan penyakit-penyakit lain? Ya, memang benar. Maka dari itu, jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, tidak ada salahnya untuk lakukan pemeriksaan ke dokter. 


Karena jika tidak ditangani dengan cepat, Anda berisiko mengalami pembuluh darah pecah dan tentu saja akan membuat kondisi lebih fatal. Selain itu, aneurisma membutuhkan perhatian khusus karena dalam beberapa kasus tidak ada gejala yang muncul.


Sebab, pelebaran pembuluh darah terjadi dalam durasi yang tidak singkat. Sehingga, semakin awal diketahui maka aneurisma juga bisa ditangani lebih baik.


(Andiasti Ajani, foto: pexels.com/polina zimmerman, littlethings.com)