×

Stay in The know

Health & Body

Mengenal Lebih Jauh Masker N95 Untuk Melindungi Pernapasan Akibat Kabut Asap

Mengenal Lebih Jauh Masker N95 Untuk Melindungi Pernapasan Akibat Kabut Asap
Saskia Damanik

Wed, 28 October 2015 at 05.33


Seperti yang kita tahu, kabut asap akibat pembakaran hutan meninggalkan hujan debu yang membahayakan bagi sistem pernapasan. Melindungi sistem pernapasan dari bahaya asap kabut bisa Anda tempuh dengan penggunaan masker yang tepat. Nama masker N95 pun menjadi sering diperdengarkan belakangan ini, karena fungsinya lebih dibutuhkan untuk para saudara kita yang berada di lokasi pencemaran udara akibat kabut asap. (BACA: LINDUNGI DIRI ANDA DAN KELUARGA DARI DAMPAK BURUK KABUT ASAP DENGAN CARA INI).

Penggunaan masker N95 juga membutuhkan informasi yang tepat agar tidak salah menggunakannya. Buat Anda yang belum awam dengan masker N95 ini, silahkan menemukan informasinya lebih lanjut seperti yang Glitz Media ungkap di bawah ini.


Sekilas masker N95 mungkin terlihat sama dengan masker umum lainnya. Namun ternyata, masker ini memiliki fungsi yang berbeda. Jika masker bedah (yang biasa kita temui berwarna hijau dengan sisi lain berwarna putih) mampu melindungi kuman bagi pemakaianya, masker N95 justru melindungi pemakainya dari partikel udara di sekitar. Penelitian juga mengatakan kalau masker N95 memiliki pori-pori lebih kecil dari masker umumnya, karena itu masker ini mampu memberikan perlindungan lebih baik terhadap partikel halus seperti debu.  

Masker N95 ini telah diuji coba oleh Personal Protective Laboratorium Teknologi Nasional (NPPTL) dan telah melalui standardisasi Institut Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Amerika Serikat (NIOSH). Makanya, akan lebih sering melihat masker N95 digunakan oleh para pekerja industri atau lapangan.

Penggunaan masker N95 sangat direkomendasikan untuk penderita penyakit saluran pernapasan, jantung, manula, dan wanita hamil. Hanya saja di beberapa kasus pemakainya bisa mengalami efek samping yang kurang menyenangkan. Karena itu, penggunaan masker ini harus memerhatikan beberapa hal penting agar tidak salah menggunakannya. 

Masker N95 hanya diperuntukkan untuk orang dewasa—tidak untuk anak kecil—dan hanya bisa digunakan di luar ruangan saja. Penggunaannya pun tidak disarankan lebih dari 8 jam dan hanya bisa digunakan sekali saja—tidak bisa dipakai berulang kali.  

Bentuk masker ini kuncup atau cembung berwarna putih. Desainnya cukup jelas, sehingga tidak memungkinkan pemakainya menggunakan secara terbalik. Namun, tetap saja saat memakainya perlu perhatian khusus, untuk memastikan masker menempel dengan pas meng-cover hidung dan mulut secara maksimal, agar terhindar dari kebocoran. 

Pengunaan masker N95 yang tidak tepat bisa membuat pemakainya sulit bernapas, sakit kepala, dan cepat lelah. Khusus untuk lansia dan pemakai yang menderita penyakit tertentu, disarankan untuk mengonsultasikan penggunaan masker N95 kepada dokter terlebih dulu.  

Anda bisa menemukan masker N95 di apotek, gerai alat kesehatan dan keselamatan, atau toko bangunan. Pengguna yang spesifik dan harganya yang cukup mahal membuat masker N95 sedikit sulit ditemukan. Dalam kondisi darurat asap seperti saat ini sangat direkomendasikan menggunakan masker N95 saat beraktivitas di luar ruangan khususnya dalam waktu lebih dari sejam. 

Info lebih lanjut tentang cara penggunaan masker N95 bisa Anda temukan melalui video berikut ini:


(Saskia Damanik, Image: Corbis, berbagai sumber)

You Might Also LIke