Cari tahu juga soal penyebab dan cara penanganannya dalam artikel berikut ini.

Durasi baca: 50 detik.


Lazimnya, tubuh akan mengeluarkan keringat ketika terjebak dalam udara atau cuaca yang panas, juga setelah melakukan aktivitas yang berat. Namun bagaimana jika kita sedang tidak melakukan kegiatan apapun dan tidak terjebak dalam cuaca panas, tetapi tubuh tetap berkeringat? Mungkin Anda menderita gangguan hiperhidrosis.


Hiperhidrosis adalah sebuah gangguan kesehatan di mana penderitanya memiliki kelainan pada kelenjar keringatnya. Meskipun tidak sedang melakukan kegiatan apapun atau gerah, penderita hiperhidrosis akan tetap berkeringat bahkan sampai berlebihan.


Pada kasus yang serius, para penderitanya bukan lagi sekadar banjir keringat tetapi bisa dibilang mandi keringat. Bahkan bila mereka pakai kaus kaki, kaus kaki yang mereka pakai bisa benar-benar basah layaknya orang yang habis kehujanan.


Akibatnya, para penderita hiperhidrosis biasanya akan mengalami gangguan kesehatan lain seperti kecemasan hingga tidak percaya diri.

(BACA JUGA: Perhatikan Jenis Gangguan Kulit yang Ditandai dengan Munculnya Bintik Air) 



(Foto: drhoenle.de)


PENYEBAB HIPERHIDROSIS

Melansir dari berbagai laman media kesehatan internasional seperti healthline.com, livestrong.com, dan webmd.com, penyebab hiperhidrosis masih belum diketahui secara pasti. Karena sejauh ini, faktor genetik merupakan peranan yang sangat besar.


Meski begitu, hiperhidrosis sendiri terbagi atas dua jenis. Yakni primer dan sekunder.  Hiperhidrosis primer umumnya terjadi secara alami (tidak ada pemicunya). Munculnya pun hanya terjadi di beberapa bagian tubuh tertentu. Seperti telapak tangan, telapak kaki, hingga di area wajah. 


Sedangkan hiperhidrosis sekunder, para penderitanya cenderung memiliki kondisi spesial terutama yang terkait dengan medis. Misalnya penderita diabetes, menopause, darah rendah, hipertiroid, jantung, kanker, TBC, dan lain sebagainya.


CARA PENANGANANNYA

Karena tidak diketahui penyebab pastinya, maka hiperhidrosis belum bisa dicap sebagai gangguan yang bisa disembuhkan. Tetapi untuk menimalkan jumlah keringat berlebih di tubuh, Anda bisa melakukan beberapa cara:


  • Pastikan untuk mandi 2-3 kali dalam sehari, untuk menghindari bau tidak sedap karena keringat yang berlebihan

  • Bagi Anda yang masih beraktivitas di luar rumah, pastikan untuk membawa pakaian bersih (atasan, bawahan, pakaian dalam, sapu tangan handuk, dan kaus kaki) sebagai pakaian ganti

  • Usahakan untuk menghindari cuaca panas, aktivitas yang berat, hingga stres, supaya jumlah keringat yang keluar dari dalam tubuh Anda bisa diminimalkan

  • Terakhir, bila Anda merasa perlu sekali bantuan dari tenaga medis, jangan ragu untuk kunjungi dokter di rumah sakit terdekat dari tempat tinggal Anda


(Andiasti Ajani, foto: freepik.com/cookie_studio)