Stay in The know

Health & Body

Mengapa Orang yang Depresi Lebih Suka Mendengarkan Lagu Sedih?

Mengapa Orang yang Depresi Lebih Suka Mendengarkan Lagu Sedih?

Apakah mereka merasa lebih baik? Simak jawabannya dalam artikel berikut ini.

Durasi baca: 55 detik.


“Kalau lagi sedih, jangan dengarkan lagu sedih. Nanti malah tambah sedih, lho!” bisa jadi adalah kalimat yang seringkali kita dengar. Logikanya memang ketika bersedih kita harusnya mendengarkan lagu-lagu yang senang agar ikut senang. Tetapi tahukah Anda kalau logika ini tidak sepenuhnya benar?


Terutama bagi orang yang mengalami depresi. Menurut sebuah penelitian, orang yang sedang depresi justru membaik setelah mendengarkan lagu-lagu sedih. Penelitian tersebut dilakukan oleh seseorang bernama Yoon Sunkyung dan empat temannya dari University of Florida.


Sunkyung dan tim menyasar responden sebanyak 76 orang yang semuanya adalah perempuan. Alasannya karena pada penelitian lain disebutkan kalau perempuan lebih rentan terkena depresi dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki.

(BACA JUGA: 4 Cara Mengatasi Depresi yang Bisa Anda Ikuti)




Sunkyung dan tim meminta para responden untuk mendengarkan lagu-lagu yang bertemakan kesedihan. Hasilnya, para responden justru merasa suasana hatinya jadi lebih baik dibandingkan dengan ketika mendengarkan lagu-lagu bahagia. 


Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa ternyata lagu-lagu sedih mampu menghadirkan rasa senang dan nyaman bagi sebagian orang. Sunkyung dan timnya kemudian melakukan penelitian lanjutan terkait dengan temuannya ini.


Ternyata yang membuat para responden merasa lebih baik setelah mendengar lagu sedih adalah karena, lagu sedih memiliki kekuatan untuk merileksasi. Sehingga mereka yang mendengarkan lagu sedih jiwanya jadi lebih tenang dan membuat mereka jauh dari depresi.


Lebih dari itu, lagu sedih juga mampu membuat siapapun yang mendengarkan ingin mengekspresikan emosi yang terpendam. Itulah mengapa, setelah mendengarkan lagu sedih mereka justru merasa lega dan tenang.


(Audy Muhammad Lanta/Andiasti Ajani, foto: freepik.com/@benzolx, unsplash.com/alex lby)

Author:

You Might Also LIke