Masa remaja merupakan sesi kehidupan menyenangkan di mana para perempuan umumnya menikmati keseharian bersama teman-teman—termasuk sibuk mencari pacar untuk sebagai teman jalan di masa mudanya. Sayangnya hal ini tidak berlaku untuk perempuan cantik, bernama Riley Benado. 

Di usia muda, 18 tahun, Riley yang merupakan seorang pemandu sorak (cheerleader) harus menjalani operasi Hysterectomy (pengangkatan rahim). Keputusan yang sangat sulit ini terpaksa harus dilakukan Riley setelah dokter memvonis dirinya terserang kanker ovarium stadium tiga. 

Seperti yang dikutip dalam media Mirror Inggris, gadis belia ini awalnya merasakan kembung di bagian perutnya—seperti wanita hamil 5 bulan. Saat memeriksakan dirinya ke dokter, Riley disarankan untuk melakukan tes kehamilan. Benar saja, pemeriksaan kehamilannya negatif, karena Riley memang belum pernah melakukan hubungan seksual dengan siapa pun (masih virgin). 

Usai itu, Riley pun terus mengeluh lantaran perutnya masih saja tidak enak dan terasa nyeri di bagian punggung. Ketika itu dokter pun mulai menemukan adanya kelainan dan sesuatu yang tidak beres. Dokter melihat adanya pembesaran kelenjar getah bening pada perutnya dan tumbuhnya kanker pada bagian ovarium yang dibutuhkan proses operasi pengangkatan. 

Riley yang baru saja lulus dari Paso Robles High School ini akhirnya memilih melakukan Hysterectomy sebagai jalan akhirnya. Keputusan ini tentu membuatnya begitu terpukul—terlebih lagi tahu dia tidak bisa memiliki keturunan dari rahimnya sendiri. 

"At this age, removal of these parts of my body is not only scary, but it's heartbreaking. I have always dreamed of having my own children and raising a family. I love kids so much, so to know I will never have a child with my own genes and my own characteristics breaks me down," ujar Riley yang mengungkapkan kesedihannya.

Kini, Riley hanya bisa berpasrah diri dan menyerahkan semuanya pada Maha Kuasa. Orang-orang terdekat terdekatnya pun memberikan simpati dan dukungan yang luar biasa kepada Riley, salah satunya dengan mengumpulkan dana untuk membiayai operasi Riley melaui sebuah kampanye bertajuk GoFundMe.

Mungkin masih banyak Riley lain di dunia ini—bahkan di sekitar kita. Simpati dan dukungan akan menajdi modal kuat untuk mereka sembuh dan bertahan. 



(Elizabeth Puspa)