Mencegah osteoporosis hingga menurunkan risiko stres, inilah manfaat lari pagi buat kamu yang berbadan kurus.


Jika bicara tentang olahraga, maka orang berbadan gemuk akan selalu menjadi sasaran. Target kurus atau punya badan berotot, menjadi rencana para trainer atau tempat olahraga jika ada konsumen berbadan gemuk mendaftar untuk dilatih.


Tapi tahukah kamu, kalau olahraga tidak hanya untuk mereka yang berbadan gemuk saja. Orang yang berbadan kurus juga harus berolahraga, lho! Salah satu olahraga yang tepat untuk orang berbadan kurus adalah lari pagi.


Meski terdengar sederhana, nyatanya lari pagi menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Di bawah ini GLITZMEDIA.CO telah menuliskan setidaknya ada tiga manfaat lari pagi untuk mereka yang bertubuh kurus. 


MENCEGAH OSTEOPOROSIS

Manfaat lari pagi untuk si badan kurus yang pertama adalah dapat mencegah osteoporosis. Ya, osteoporosis bisa menyerang siapa saja. Tidak peduli mereka yang berbadan gemuk atau kurus.


Ketika lari di pagi hari, kamu secara otomatis akan menyerap vitamin D yang dihasilkan oleh matahari. Vitamin D adalah salah satu zat yang bermanfaat untuk membentuk dan memadatkan tulang.

(BACA JUGA: Ternyata, Makan Sebelum Olahraga Adalah Hal yang Penting!)




MENINGKATKAN KUALITAS PERSENDIAN

Manfaat lari pagi untuk si badan kurus yang kedua adalah dapat meningkatkan kualitas persendian di tubuh terutama kaki. Ketika lari, ligamen dan tendon kamu secara otomatis akan menguat. Jika persendian kamu kuat, maka dapat menahan beban ketika beraktivitas sehari-hari.


Tubuh kurus akan membuat tulang kamu rapuh karena tidak terbiasa menahan beban. Sehingga, kekuatan tulang kamu juga perlu dijaga agar tidak mengalami gangguan seperti keselo atau cedera kaki lainnya.


MENURUNKAN RISIKO STRES

Manfaat lari pagi bagi orang bertubuh kurus yang ketiga adalah mampu menurunkan stres. Kamu tentu tahu kalau masalah yang satu ini kerap dialami oleh siapapun. Tidak peduli usianya, pekerjaannya, apalagi ukuran tubuhnya.


Lari pagi akan membuat otak kamu menyerap oksigen yang lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang tidak lari pagi. Jika kadar oksigen di dalam otak kamu tercukupi, maka secara otomatis pikiran kamu juga akan segar. Ketika pikiran segar, maka stres juga akan menjauh dengan sendirinya.


(Andiasti Ajani, foto: kjpargeter, freepik/freepik.com)