×

Stay in The know

Health & Body

Mana yang Lebih Baik untuk Jantung? Mandi Air Hangat atau Dingin?

Mana yang Lebih Baik untuk Jantung? Mandi Air Hangat atau Dingin?
Andiasti Ajani

Sat, 22 February 2020 at 19.57

Temukan faktanya hanya di dalam artikel ini.

Durasi baca: 1 menit.


Kepergian aktor Ashraf Sinclair beberapa hari lalu, memang berhasil mengejutkan banyak orang. Serangan jantung, menjadi penyebab yang digadang-gadang merenggut nyawa Ashraf. Karena itu, banyak sekali orang berusaha mencari informasi sebanyak-banyaknya soal bagaimana cara merawat kesehatan jantung.


Mulai dari makanan, minuman, jenis olahraga yang tepat, bahkan termasuk juga soal proses mandi. Ada perdebatan muncul: mana yang lebih baik untuk kesehatan jantung? Mandi dengan air dingin atau hangat?


Kedua suhu air ini memang sama-sama memiliki khasiat untuk kesehatan. Namun kalau bicara mana yang lebih baik untuk jantung, jawabannya adalah air hangat. Pada tahun 2014, pernah ada sebuah penelitian yang dilakukan pada 850 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan.

(BACA JUGA: Tidak Boleh Sembarangan, Jaga Kesehatan Jantung dengan 8 Kebiasaan Baik Ini!)




Penelitian yang dilakukan terhadap 850 responden ini, dilakukan pada sektor kebiasaan mandi mereka. Mulai dari durasi mandinya, seberapa sering ia mandi, hingga biasanya suhu air mana yang mereka gunakan untuk mandi.


Ternyata, hasil penelitian yang dilakukan selama lima tahun ini mengungkapkan, mereka yang mandi air hangat minimal lima kali dalam seminggu, dapat terhindar dari risiko gangguan serangan stroke, jantung, serta gangguan kardiovaskular lainnya.


Penelitian itu juga mengungkapkan, kalau mandi air hangat dapat meningkatkan kapasitas jantung untuk memompa darah. Artinya, jantung akan berdetak lebih cepat sehingga dapat meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh.


Lewat arti lain, penelitian ini menegaskan bahwa mandi air hangat bisa membalikkan sirkulasi darah. Pertama dari jantung ke kaki, kemudian kembali dari kaki ke jantung. Air hangat juga mampu meningkatkan suhu tubuh. Sehingga, pembuluh darah atau arteri yang sebelumnya mengeras atau tersumbat, akan membaik.


(Andiasti Ajani, foto: unsplash.com/hannah xu, headtopics.com)

You Might Also LIke