Greenfields sediakan susu segar murni untuk kebutuhan nutrisi harian Anda.


Susu merupakan sumber nutrisi yang baik untuk anak maupun orang dewasa, sehingga asupannya penting demi mewujudkan piramida makanan yang sempurna. Itulah sebabnya, kita harus selektif memilih jenis susu untuk dikonsumsi keluarga. Greenfields, salah satu produk susu ternama asal Indonesia hanya menyajikan 100% susu segar alami tanpa tambahan gula, pemanis buatan, ataupun zat lainnya di dalam proses produksinya. Susu segar, Greenfields dihasilkan sendiri di peternakan Greenfields yang menerapkan standar terbaik untuk pengelolaan peternakan susu. Berikut ini adalah alasan mengapa Anda perlu mengonsumsi susu Greenfields setiap hari.


Hewan Ternak yang Terawat

Berlokasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur peternakan sapi perah Greenfields seluas 60 hektar di ketinggian 1.200 di atas permukaan laut, mampu menampung setidaknya 9.000 ekor sapi jenis Holstein (jenis sapi khusus untuk sapi perah). Semua hewan ternak yang ada di sana terawat dengan baik. Mereka tidur beralaskan pasir yang terjaga kebersihannya dan rasa empuknya, kebersihan area kandang yang selalu dijaga, dan sirkulasi udara dalam kandang yang diatur agar selalu mengalir dengan sejuk. Sapi bisa berjalan-jalan dengan bebas di area kandangnya. Semuanya bertujuan agar sapi dapat selalu merasa nyaman di dalam kandangnya masing-masing. 


Selektif dalam Pemilihan Pangan Sapi

Pakan sapi memiliki peran penting yang menentukan kualitas susu sapi. Sehingga Greenfields memberikan perhatian penuh bagi kualitas pakan sapi yang selalu siap tersedia di kandang dalam 24 jam seharinya. Greenfields memiliki banyak ahli nutrisi hewan yang bertugas meramu campuran menu yang disukai oleh sapi dan juga memenuhi kebutuhan gizi mereka. Para ahli nutrisi hewan ini mencampurkan rumput—dari jenis khusus, jagung, kacang-kacangan, dan vitamin. Semua dibuat dengan komposisi tertentu yang cocok bagi selera sapi dan bermanfaat bagi produksi susu berkualitas.


Proses Pemerahan Susu Higienis

Setiap tiga kali sehari, para sapi akan digiring dari kandang mereka menuju lokasi pemerahan. Mereka terlatih untuk berbaris dengan rapi dan secara otomatis akan langsung masuk ke pemerahan susu. Selanjutnya, petugas akan melakukan sterilisasi ambing—puting sapi. Hal tersebut bertujuan agar tidak ada kuman pada ambing mereka. Sapi yang diperah harus usia 13 bulan ke atas dan baru saja melahirkan anak. Setelah proses sterilisasi selesai, alat pemerahan otomatis akan dipasang. Alat ini diatur khusus agar dapat melakukan pemerasan dengan waktu singkat dan memastikan bahwa sapi selalu merasa nyaman. Susu yang keluar dari pemerahan akan langsung dijaga agar selalu berada pada suhu 1 – 4  derajat celcius—ini adalah suhu yang paling ideal bagi susu cair, agar kuman tidak bisa hidup di dalamnya. Semua proses pemerahan susu tadi berlangsung tanpa adanya kontak susu dengan tangan manusia, semua berlangsung dengan steril.