Stay in The know

Health & Body

Kurang Tidur Dapat Memicu Obesitas

Kurang Tidur Dapat Memicu Obesitas

Jam istirahat sangat menentukan berat badan seseorang.

Durasi baca: 1 menit.


Kurangnya jam istirahat bisa menyebabkan seseorang terkena beragam penyakit kronis seperti jantung dan stroke. Selain itu, studi baru yang dipublikaskan oleh University of Arizona (UA) Health Sciences, penderita insomsi ternyata rentan mengalami obesitas. Mereka melakukan survei kepada 3.105 orang dewasa dari 23 wilayah kota metropolitan di Amerika. Orang yang sering begadang cenderung rutin mengonsumsi makanan berlebih pada saat malam hari.

(BACA JUGA: Dampak Buruk Insomnia untuk Kesehatan)

(BACA JUGA: Inilah Penyebabnya Mengapa Anda Sulit Tidur Tepat Waktu di Malam Hari) 


Sekitar 60% responden melaporkan bahwa nafsu makan mereka menjadi meningkat saat malam. 2/3 diantaranya mengaku lebih gemar mengonsumsi makanan cepat saji yang memiliki kandungan lemak tinggi serta mengenyangkan. Kebiasaan ini membuat seseorang mudah mengalami obesitas dan diabetes, terutama bagi pereka pecinta makanan manis. 


Selain itu, peneliti menjelaskan bahwa makan malam dapat menyebabkan obesitas karena menganggu jam biologis tubuh. Pada pukul 21:00 – 23:00, sistem endorkin akan melakukan proses isi ulang enzim yang telah terbuang sepanjang hari. Jika pada jam tersebut tubuh tidak mendapatkan istirahat cukup, maka metabolisme ikut terganggu dan memaksa lambung untuk kembali bekerja pada saat malam hari.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke