Jangan disepelekan, karena kesemutan bisa jadi tanda penyakit serius.


Mayoritas dari kamu pasti pernah mengalami kesemutan, baik di tangan atau di kaki. Kesemutan sebetulnya adalah gangguan kesehatan yang umum terjadi. Terutama ketika kamu menghentikan peredaran darah untuk sementara, misalnya duduk bersila, menyilangkan kaki, tidur miring dan lain sebagainya.


Dalam dunia medis, kesemutan disebut juga dengan nama paresthesia. Meskipun termasuk ke dalam gangguan kesehatan umum, namun kamu juga perlu waspada jika sering mengalaminya. Sebab kesemutan juga bisa menjadi pertanda munculnya gangguan kesehatan lain, seperti rematik, diabetes, jantung, stroke dan lain-lain.


PENYEBAB KESEMUTAN

Penyebab kesemutan bermacam-macam, namun utamanya adalah saraf yang terjepit. Di dalam tubuh manusia terdapat miliaran saraf yang berfungsi untuk membangun komunikasi antara tubuh dengan otak.


Saraf di tangan dan kaki adalah kelompok saraf yang paling banyak menerima tekanan sehingga risiko terjepit menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan saraf di bagian tubuh lainnya. Selain saraf yang terjepit, kesemutan juga bisa disebabkan oleh carpal tunnel syndrome/ CTS.


Yakni gangguan kesehatan yang memengaruhi pergerakan pergelangan tangan dan tangan. Selain itu gigitan serangga atau hewan, kurangnya kalsium, kalium, hingga natrium di dalam tubuh juga bisa menyebabkan kesemutan.

(BACA JUGA: CTS, Gangguan Saraf Akibat Smartphone)


JENIS-JENIS KESEMUTAN

Kesemutan atau paresthesia terbagi atas dua jenis, sementara dan berkepanjangan. Kesemutan sementara terjadi ketika ada bagian tubuh yang mengalami tekanan dalam waktu yang lama.


Sehingga membuat anggota tubuh tersebut kekurangan pasokan darah, sehingga ketika kamu bergerak darah akan mengalir dengan cepat dan membuat tubuh mengalami kesemutan.


Karena bersifat sementara, kesemutan akan hilang seiring dengan lancarnya peredaran darah di anggota tubuh tersebut. Sedangkan kesemutan berkepanjangan biasanya berhubungan dengan kondisi kesehatan kamu.


Seperti diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, stroke, tumor otak, kanker, hormon tidak seimbang dan lain sebagainya. Jika kamu sering mengalami kesemutan di bagian tubuh tertentu, tidak ada salahnya untuk melakukan cek kesehatan ke dokter agar segera mendapat penanganan.




CARA MENGATASI KESEMUTAN

Ada cara yang bisa kamu lakukan untuk menghindari bahkan mengatasi kesemutan di tubuh mu. Berikut adalah beberapa tip alami yang bisa kamu lakukan untuk mencegah dan mengatasi kesemutan:


Lakukan Gerakan Ringan

Kesemutan paling umum terjadi di daerah tangan dan kaki. Untuk menghindari kesemutan di tangan dan kaki, banyak lakukan gerakan ringan terutama bagi kamu yang bekerja di balik meja. Seperti putar-putar pergelangan tangan dan kaki secara terus menerus selama dua sampai lima menit. Memutar pergelangan tangan dan kaki akan membuat saraf panas sehingga menurunkan risiko terjepit.


Rutin Konsumsi Vitamin B

Mengonsumsi vitamin B adalah hal yang penting guna menghindari dan mengurangi risiko kesemutan. Vitamin B adalah salah satu asupan yang dibutuhkan oleh saraf, mulai dari vitamin B1, B6 dan B12. Vitamin B bisa didapat dengan mengonsumsi sayur-sayuran hijau seperti bayam, kale, brokoli, buncis dan masih banyak lagi.


Kurangi Konsumsi Alkohol

Bagi kamu yang gemar minum minuman beralkohol, sebaiknya mulai kurangi dari sekarang. Minuman beralkohol dapat membuat kandungan vitamin B1 di dalam tubuh berkurang, sehingga akan membuat tubuh bekerja tidak maksimal.


Selain itu, minuman beralkohol akan membuat fungsi organ tubuhmu mengalami penurunan fungsi hingga akhirnya menimbulkan gangguan kesehatan. Terutama serangan pada lever.

 

(Andiasti Ajani, foto: hayatouki.com, vox.com)