Beberapa kebiasaan pemakai lensa kontak ini bisa berbahaya.

Durasi baca: 1 menit 30 detik


Lensa kontak sekarang tidak hanya menjadi alat bantu penglihatan dalam dunia medis, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup yang sering dipakai oleh perempuan untuk mempercantik penampilan mereka. Namun masih banyak orang yang mengabaikan keamanan dalam memakai lensa kontak, karena sebenarnya dalam memakai lensa kontak dibutuhkan ketelatenan dan kebersihan yang terjaga. Kebiasaan sepele yang membahayakan pengguna lensa kontak ini dapat menyebabkan hal serius pada mata, seperti kebutaan. Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC US) Sebanyak 99% pemakai lensa kontak pasti pernah melakukan setidaknya satu kebiasaan di bawah ini. 


PAKAI LENSA KONTAK TERLALU LAMA

Ini adalah kebiasaan yang paling sering dilakukan pengguna lensa kontak. Salah satu alasannya adalah tidak mau repot bolak-balik membeli yang baru atau pergi ke kamar mandi untuk menggantinya. Jika lensa kontak dipakai melebihi jangka waktu yang seharusnya, lensa kontak dapat berdampak buruk bagi kornea—lapisan terluar mata. Walaupun lapisan lensa kontak dibuat berpori agar memudahkan oksigen terserap ke dalam kornea, tetap saja kornea membutuhkan asupan oksigen yang mencukupi untuk menjaga kelembapan mata saat lensa kontak dilepas.


Lensa kontak, terutama jenis yang lunak, menciptakan suhu hangat dan lembap untuk mikroorganisme seperti bakteri, kuman, jamur dan parasit yang dapat berkembang biak di mata. Semakin lama menggunakan lensa kontak, mikroorganisme jahat ini akan mulai menggerogoti kornea Anda sebagai asupan makanannya.



(Foto: freepik.com)


TIDUR TIDAK MELEPAS LENSA KONTAK

Saat mata tertutup, ekosistem hangat yang telah diciptakan oleh lensa kontak selama Anda seharian beraktivitas akan semakin meningkat, ini berarti aktivitas kuman dan bakteri pun akan semakin tinggi. Selain itu, lensa kontak juga bisa menyebabkan luka baret pada kornea akibat terus bergeser selama Anda tidur. Tidur dengan lensa kontak adalah penyebab utama dari luka pada kornea, jenis infeksi mata yang sangat menyakitkan dan sulit untuk diobati. Pada kasus tertentu yang parah, luka pada kornea dapat berakibat kebutaan permanen dan memerlukan transplantasi kornea sebagai satu-satunya jalan keluar demi mendapatkan kembali penglihatan normal.