Cuaca panas ternyata bisa menyebabkan penyakit serius pada tubuh.

Tidak hanya menimbulkan kegerahan, cuaca panas juga menyebabkan Anda jadi mudah berkeringat. Sebenarnya keringat adalah proteksi yang dilakukan oleh tubuh agar suhu tubuh tetap stabil. Namun dalam beberapa kondisi, suhu tubuh bisa meningkat dengan sangat cepat. Peningkatan suhu tubuh yang ekstrem ini dapat memicu berbagai macam penyakit yang berkaitan dengan panas, salah satunya heat stroke.

Heat stroke merupakan suatu kondisi ketika tubuh gagal mengatur suhu tubuh tetap stabil karena paparan suhu sekitar yang terlalu tinggi. Akibatnya, suhu tubuh meningkat dengan cepat, tidak adanya keringat pada badan, bahkan bisa mengakibatkan tidak sadar diri. Heat stroke adalah penyakit yang paling serius diantara penyakit akibat suhu panas lainnya. Bahkan jika tidak menanganinya dengan cepat, heat stroke bisa menyebabkan cacat permanen, gagal jantung, hingga berujung kematian.

Selain karena suhu dan cuaca yang panas, tingkat kelembapan udara juga berpengaruh. Bila Anda berada dalam situasi dengan tingkat kelembapan yang tinggi, panas pada tubuh tidak bisa dilepaskan dengan cepat. Selain itu, usia, kondisi kesehatan yang kurang bugar dan dehidrasi, juga bisa menjadi penyebab munculnya heat stroke. Gejala yang timbul jika Anda terindikasi heat stroke adalah suhu tubuh yang sangat tinggi (diatas 39° C), kulit menjadi merah dan panas serta tidak berkeringat, sakit kepala yang berdenyut-denyut, hingga rasa mual pada tubuh. 

Lalu pertolongan pertama seperti apa yang sebaiknya dilakukan? Jika Anda melihat tanda-tanda heat stroke pada seseorang, sebaiknya segera lakukan tindakan untuk mendinginkan badan si penderita. Misalnya dengan merendam tubuh ke bak berisi air dingin, menempatkannya pada ruangan bersuhu rendah, atau menyemprotkan air ke tubuh penderita. Jangan lupa untuk meminta bantuan medis secepatnya agar tidak terjadi hal-hal yang berakibat fatal.

(Nisa Rahtio, foto: Freepik.com)