×

Stay in The know

Health & Body

Kenali Bahaya Kanker Serviks, Gejala dan Penyebabnya

Kenali Bahaya Kanker Serviks, Gejala dan Penyebabnya
Saskia Damanik

Mon, 23 March 2015 at 00.23


Tahun lalu dunia hiburan sempat diramaikan dengan pemberitaan Julia Perez yang dinyatakan mengidap kanker serviks stadium 2A. Kabar baiknya, saat berita ini naik Julia Perez sudah sembuh dari penyakitnya tersebut. 

Nah, sebagai sesama wanita, tentu saja kita prihatin dengan hal ini. Banyak sekali wanita di dunia—umumnya berusia 35-55 tahun—yang mengalami hal serupa. Membekali kesehatan diri dari bahaya kanker serviks adalah salah satu cara mencegahnya. Glitzy harus lebih aware dengan kanker berbahaya kedua setelah kanker payudara ini. 


Apa, Sih, Kanker Serviks Itu? 

Tak cukup hanya tahu bahwa kanker serviks menyerang bagian organ reproduksi wanita. Kanker serviks biasa juga dikenal dengan kanker mulut rahim, bersarang tepat di daerah leher rahim atau mulut rahim yaitu daerah sempit di bagian bawah antara vagina dan rahim. 

Tentu saja efek dari penyakit ini begitu berbahaya. Pertama, penderita kanker tidak akan bisa memiliki keturunan. Jika sel kanker yang sudah tumbuh ini terkena dengan pembuluh darah dan sel saraf lain akan berakibat membentuk sel kanker baru. Pada akhirnya kematianlah yang menjadi efek terbesarnya.


Penyebab Kanker Serviks

Menurut penelitian, lebih dari 75% kanker serviks disebabkan oleh Humar Papiloma Virus (HPV) tipe 16 dan tipe 18. Virus ini mudah berpindah dan menyebar melalui cairan dan bahkan hanya dengan bersentuhan kulit. HPV bisa menetap dalam tubuh selama lebih dari dua tahun, dimana masa ini disebut dengan pra-kanker. Selama 9 – 15 tahun kemudian barulah berkembang menjadi kanker serviks, karena itu penting sekali mencegah kanker serviks sedini mungkin. 

Penyebab lain dari kanker serviks adalah terlalu lama menggunakan pil KB, seringnya melahirkan, dan melakukan hubungan intim pada usia dini (termasuk seringnya berganti pasangan). Nikotin dari rokok, keturunan, dan kekurangan Vitamin A, Vitamin B12, Vitamin C, Vitamin E, serta asam folat adalah beberapa faktor penyebab lainnya.


Gejala Kanker Serviks

Beberapa poin di bawah ini merupakan gejala awal dari kanker serviks. Saat Glitzy mengalami sedikitnya 3 poin di bawah ini, Glitz Media sarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

  1. Ditandai dengan pendarahan yang tak wajar, seperti saat menstruasi, saat berhubungan intim, juga saat buang air kecil. 
  2. Timbulnya rasa sakit atau nyeri di daerah vagina dan pinggul, terutama saat saat melakukan hubungan intim dan saat buang air kecil. 
  3. Mengalami keputihan yang berlebihan (terkadang disertai dengan perdarahan). 
  4. Frekuensi buang air kecil menjadi sering walaupun tidak banyak minum air.  
  5. Napsu makan berkurang dan mengalami gangguan pencernaan sehingga berat badan tidak stabil.
  6. Mudah lelah dan capai. 


Pengobatan Kanker Serviks

Julia Perez dan banyaknya contoh dari para survivor—sebutan untuk orang yang berhasil berjuang dari kanker—memberikan harapan positif kepada para penderita kanker. 

Ya, kanker serviks dapat diobati dan sembuh! Kondisi medis dan fisik, tingkat stadium kanker, usia, keinginan untuk memiliki anak, hingga pilihan cara pengobatan akan menjadi faktor penting dalam proses penyembuhan. Pengobatan kanker serviks akan dilakukan oleh dokter dan tim spesialisasi.

Pengobatan tahap awal ditempuh dengan operasi pengangkatan sebagian atau seluruh organ rahim, radioterapi, atau gabungan keduanya. Sementara penanganan kanker serviks stadium akhir akan menjalani radioterapi, kemoterapi, dan terkadang tindakan operasi pun perlu dilakukan. 

Kanker serviks stadium akhir atau yang tidak bisa disembuhkan, bisa melakukan paliatif, perawatan untuk memperlambat penyebaran kanker, memperpanjang usia pasien, juga mengurangi gejala sakit dan pendarahan vagina.

Konsultasikan segala masalah, keluhan, dan cara pengobatan terbaik mana yang harus ditempuh kepada dokter spesialisasi. Selain pengobatan, semangat, harapan, dan dukungan adalah obat terbaik bagi para penderita kanker dan survivor. 

Bekali diri Anda juga dengan cara Mencegah Kanker Serviks Sedini Mungkin. Ya, lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

(Saskia Damanik, Image: Corbis Image)


You Might Also LIke