Stay in The know

Health & Body

Inilah Penyebab Sakit Kepala Setelah Keramas

Inilah Penyebab Sakit Kepala Setelah Keramas

Tidak hanya karena stres atau kondisi tubuh yang kurang fit, sakit kepala dapat terjadi karena reaksi tingkat penciuman sensitif. 

Durasi baca: 50 detik


Sakit kepala dapat disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari stres, kurangnya sel darah merah, insomia hingga hal kecil semacam keramas. Colleen Doherty, MD, anggota dari American Collage of Physicians dan American Headache Society, mengatakan bahwa sakit kepala biasanya muncul 15 hingga 60 menit sejak seseorang selesai keramas tanpa mengeringkannya.

(BACA JUGA: 5 Penyebab Sakit Kepala Setelah Bangun Tidur)


Bagi orang yang  memiliki tingkat penciuman sangat sensitif, maka wangi sampo bisa menjadi pemicunya. Wangi tersebut dapat mengganggu saraf-saraf otak hingga menyebabkan sistem saraf yang mengatur  rasa sakit menjadi aktif, sehingga muncul rasa nyeri di bagian kepala. Selain itu, wangi yang terlalu menyengat dapat membuat perut menjadi terasa mual.


Selanjutnya, suhu air yang terlalu dingin bisa menyebabkan pusing pasca keramas. Ketika kepala langsung terkena air yang sangat dingin, maka otak mengira bahwa tubuh sedang terserang hiportemia atau radang dingin. Akibatnya muncul gejala pusing bahkan mual.


Sebuah penelitian mengenai cephalalgia (sakit di dalam kepala) menjelaskan sebenarnya ada obat yang bisa mengurangi sakit kepala pasca keramas. Anda dapat mengonsumsi naproxen sodium (aleve) atau ergotamine (obat migrain) satu jam sebelum keramas. Obat ini berfungsi mengurangi rasa sakit pada bagian kepala, nyeri otot, tendonitis, sakit gigi dan kram saat menstruasi. Obat ini sangat cocok untuk pasien yang mengalami kurang dari 5 kali sakit kepala dalam sebulan.


Untuk pasien yang mengalami sakit kepala lebih dari 5 kali dalam sebulan sebaiknya mengonsumsi obat propranolol, divalproex, atau topiramate. Jenis obat ini berfungsi menangani tekanan darah tinggi dan sakit kepala berlebih. Tetapi, saat sakit kepala terus-menerus, ada baiknya konsultasikan ke dokter.


(Melinda Sarasswati, foto: Katemangostar/ freepik.com)


You Might Also LIke