Stay in The know

Health & Body

Inilah Makanan Yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari Untuk Atasi Rasa Cemas

Inilah Makanan Yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari Untuk Atasi Rasa Cemas

Jika mudah panik dan cemas, konsumsi lima dan hindari empat makanan di bawah ini. 

Rasa cemas, khawatir, dan panik yang berlebihan membuat seseorang menjadi tidak nyaman. (BACA: Kenali 10 Ciri-Ciri Umum Gangguan Kecemasan Berlebihan atau Disebut Anxiety Disorders)Namun, tahukah Anda jika peningkatan dan peredaman rasa cemas ini dapat diawali dari makanan? Faktanya, terdapat 9 makanan yang perlu diperhatikan bagi Anda yang sering merasa cemas—5 makanan yang menenangkan dan 4 lainnya yang memperburuk. Apa saja? Lihat selengkapnya di bawah ini, Glitzy.


Food to Eat

Tryptophan-Rich Foods

“Tryptophan is a precursor toserotonin, and serotonin, a neurotransmitter, helps you feel calm,” jelas ahli gizi sekaligus juru bicara dari American Dietic Association, Manuel Villacorta, MS, RD. Kandungan triptofan dapat Anda temui pada daging unggas, pisang, susu, oatmeal, keju, kedelai, dan kacang-kacangan.


Makanan Yang Kaya akan Vitamin B

“Studies have shown a relationship between the B vitamins, including thiamin or vitamin B1, and mood,” tulis situs Everydayhealth.com. Namun hati-hati, makanan yang mengandung vitamin B12 justru dapat menyebabkan depresi pada sebagian orang. Minum suplemen vitamin B atau konsumsi makanan seperti jeruk, telur, nasi, daging ayam, dan daging sapi dapat membantu Anda memenangkan diri.


Gandum

“Whole grains take longer for the body to break down, and release sugar into the bloodstream slowly. Processed carbs may give you an initial surge of energy, but that can be followed by an insulin rush, which rapidly drops blood sugar levels, ultimately leaving you feeling lethargic,” lanjut Villacorta. Jadi, konsumsilah roti gandum atau nasi cokelat yang dapat membuat mood menjadi lebih baik.


Makanan Yang Mengandung Omega-3

Salmon merupakan makanan yang kaya akan asam lemak Omega-3. Makanan dengan kandungan ini terbukti dapat menjadi sumber antidepresan yang baik. Selain itu, kandungan ini pun dapat mengurangi resiko sakit jantung. Selain pada salmon, Anda pun dapat menemukannya di tuna, makarel, dan sarden.


Makanan Yang Kaya Protein

Protein dapat menstimulus otak untuk menghasilkan norepinephrine dan dopamine yang dapat membuat Anda menjadi lebih rileks. Konsumsilah makanan seperti Greek yogurt, ikan, daging, keju, telur, kacang-kacangan, dan kedelai. Kombinasikan makanan dengan karbohidrat kompleks dan protein agar menjaga Anda untuk lebih tenang sepanjang hari dan terhindar dari rasa cemas.




Food to Avoid

Kaffein

Beberapa orang memilih untuk meminum kopi atau teh hangat ketika sedang panik. Permasalahannya, kaffein justru akan menurunkan level serotonin dalam otak yang dapat menyebabkan rasa stres meningkat. Tak hanya itu, kaffein dapat membuat Anda lebih sering ke kamar mandi, sehingga dapat menyebabkan dehidrasi ringan yang meningkatkan rasa cemas. Jadi, hindari kopi, teh, ataupun minuman bersoda saat Anda merasa cemas.


Permen

Everyone loves sweets and it can make us feel better. Tapi tahukah Anda jika perasaan tersebut hanya bersifat sementara? “Sugar is absorbed quickly into the bloodstream. The absorption causes an initial high or surge of energy. But that surge wears off as the body increases its insulin production to remove the sugar from your bloodstream,” ujar Villacorta. Akibatnya, Anda justru akan merasa lelah dan stres.


Alcohol

Stres dan kecemasan dapat hilang karena alkohol? Kata siapa? Faktanya, alkohol justru hanya memperbaiki mood selama sementara. Dalam jangka panjang, alkohol adalah pemicu rasa depresi. “If you have a 6-ounce glass of wine at dinner, it's probably fine. But you don't want to be a heavy drinker, finishing off a few bottles with your meal,” tambah Villacorta.


Processed Foods

Hot dog, sosis, chicken nugget, dan makanan berproses lainnya dapat meningkatkan rasa depresi dan kecemasan. Sebaiknya, makanlah makanan yang fresh dan tidak melalui proses memasak yang terlalu panjang. “In the study, people who mainly ate fried food, processed meat, high-fat dairy products, and sweetened desserts had a 58 percent higher risk of depression than those who ate "whole" foods such as fish and vegetables,” jelas situs Everydayhealth.com.

(Shilla Dipo, Images: Berbagai Sumber)

You Might Also LIke