Stay in The know

Health & Body

Inilah 7 Penyebab Perut Buncit

Inilah 7 Penyebab Perut Buncit

Tidak hanya makan terlalu banyak, beberapa hal ini memicu perut Anda menjadi lebih buncit. 

Durasi baca: 1 menit


Perut buncit bisa jadi adalah salah satu masalah kesehatan yang sulit untuk dihilangkan. Tidak hanya berpengaruh pada penampilan, namun perut buncit juga menyimpan resiko kesehatan yang serius. 


Banyak orang yang mengasosiasikan perut buncit dengan kegemukan, padahal banyak juga orang dengan tubuh kurus yang mempunyai perut buncit. Berikut ini adalah beberapa penyebab perut buncit yang harus Anda ketahui. 

(BACA JUGA: Inilah Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari untuk Atasi Rasa Cemas)



STRES 

Stres memiliki pengaruh besar terhadap kenaikan berat badan sehingga menyebabkan penumpukkan lemak di perut. Seseorang yang mengalami stres umumnya memiliki peningkatan nafsu makan yang lebih tinggi. Hal ini menyebabkan penumpukan lemak berlebih di perut.


Selain itu, hormon kortisol alias hormon stres, akan meningkatkan jumlah lemak dalam tubuh dan melebarkan ukuran sel lemak. Tingginya kadar hormon kortisol dalam tubuh sering dikaitkan dengan meningkatnya lemak perut.


FAKTOR USIA

Bertambahnya usia juga akan membuat seseorang kehilangan massa otot, terutama jika kurang berolahraga dan lebih banyak duduk. Berkurangnya massa otot akan menurunkan metabolisme tubuh dalam mengolah kalori. 


Akibatnya, kemampuan sel lemak di beberapa organ tubuh akan mengalami penurunan fungsi dalam menyimpan lemak. Itu sebabnya jika seseorang kelebihan lemak, maka lemak akan langsung terkumpul ke bagian perut, yang menjadi penyebab perut buncit. Dengan semakin bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk memproses lemak juga berkurang. Hal ini akan semakin parah pada perempuan. 


LEMAK VISCERAL

Lemak dalam tubuh ada 2 jenis, lemak subkutan yaitu lemak yang berada dibawah kulit dan lemak visceral, lemak yang tertimbun di bawah otot dan mengelilingi organ vital, termasuk di dalam perut buncit Anda. Lemak ini diubah menjadi kolesterol darah, sehingga berbahaya bagi kesehatan Anda.


Lemak yang menyebabkan perut buncit adalah jenis lemak visceral. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak visceral seperti gorengan hingga olahan cepat saji akan membuat perut lebih mudah buncit.


KELEBIHAN HORMON INSULIN

Hormon ini berfungsi untuk mengatur gula darah. Namun jika terlalu berlebihan akan menyebabkan metabolisme terganggu sehingga massa otot berkurang dan perut menjadi buncit. 


KONSUMSI ALKOHOL TERLALU BANYAK

Seperti kelebihan berat badan pada umumnya, obesitas sentral alias perut buncit, sering kali dipicu oleh konsumsi alkohol sehingga banyak yang menyebut perut buncit dengan beer belly. 



Ketika Anda mengonsumsi alkohol, aktivitas neuron otak akan mengalami peningkatan yang berhubungan  dengan rasa lapar. Hal ini inilah yang membuat para pemabuk berat cenderung memiliki perut yang buncit dan kelebihan berat badan.


Selain itu, konsumsi alkohol akan meningkatkan asupan glukosa yang tidak dibutuhkan oleh tubuh sehingga lemak akan kian menumpuk di dalam perut.


KURANG BERGERAK


Perut buncit pada orang yang cenderung gemuk atau kurus juga disebabkan karena seseorang itu malas berolahraga. Lemak visceral sangat responsif terhadap diet dan teknik olahraga. Lakukan olahraga dengan intensitas sedang, seperti jalan cepat, pound fit, aerobik, zumba, jogging, dan lain sebagainya yang memungkinkan Anda aktif bergerak. 


Latihan kekuatan otot seperti angkat beban juga penting, untuk mengencangkan kembali massa otot yang mengendur karena efek penuaan.

(BACA JUGA: Kota Indah di Dunia yang Rawan Pencuri)



POSTUR TUBUH

Posisi duduk yang cenderung bungkuk juga dapat memicu penyebab perut buncit. Selain itu, postur tubuh yang buruk juga menyebabkan punggung menjadi bungkuk dan pundak lunglai. Duduklah tegak untuk membantu melatih otot Anda setiap saat. 


(Ratih Dwiningtyas, foto: Pexels.com/ Rawpixels/ Tembela Bohle)

You Might Also LIke