Stay in The know

Health & Body

Inilah 5 Alasan Pentingnya Melakukan Detoks Diri Dari Penggunaan Gadget

Inilah 5 Alasan Pentingnya Melakukan Detoks Diri Dari Penggunaan Gadget

Penggunaan gadget berlebih dapat berpengaruh pada kesehatan mental Anda.

We’re all surrounded by gadgets. GLITZMEDIA.CO yakin bahwa hal pertama yang Anda lakukan saat bangun tidur adalah memeriksa smartphone. Usai melihat smartphone, Anda bersiap-siap dan telepon seluler juga yang menemani saat Anda diperjalanan. Sesampainya di kantor, gadget lain sudah menunggu—laptop. Diri Anda seolah tak henti-hentinya menatap layar gadget setiap harinya. Padahal, hal ini ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda. 

Untuk itu, Glitzy pun harus meluangkan waktu untuk melakukan gadget detox. Mengelak? Jangan dulu, Glitzy. Anda perlu mengetahui 5 alasan mengapa detoks diri dari gadget diperlukan. Berikut rangkumannya.


(BACA: Cara Melakukan Detoks Gadget Untuk Menghindari Efek Buruk Penggunaanya)


Kehilangan Fokus

Karena terlalu fokus di dunia maya, Anda akan kehilangan fokus di dunia nyata. Perpindahan aplikasi, penggunaan dalam jangka panjang, serta kecenderungan untuk memeriksa gadget membuat Anda pun kehilangan konsenterasi. Coba tanya pada diri Anda, apakah pernah saat ingin memeriksa e-mail dari smartphone, Anda justru membuka chat messeger karena tidak fokus? Jika ya, ini lah saat Anda melakukan detoks gadget.


Menurunnya Rasa Sosial

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ipsos, global market research company, Prancis, 40% orang dewasa merasa perlu memutus koneksi dengan dunia maya. Tak hanya itu, sebanyak 71% dari total responden menyatakan mereka memiliki waktu lebih sedikit untuk bertemu dengan lingkungan sosial secara tatap muka sejak hidup di era gadget. Hal ini tentu dapat menyebabkan kurangnya rasa empati dan simpati pada lingkungan sosial. Padahal, Anda tentu tahu bahwa saat sedih, seseorang terkadang hanya membutuhkan pelukan, bukan cerita panjang lebar melalui layar ponsel.




Mudah Stres

Stres muncul saat smartphone terlalu sepi atau ramai. Tak hanya itu, saat sinyal melemah, atau batere hampir habis, Anda pun akan pusing dibuatnya. Jadi, jangan heran jika Anda menjadi lebih mudah stres di era gadget seperti saat ini. Tak hanya itu, era teknologi ini membuat banyak orang terjaga lebih lama, sehingga waktu istirahat pun menjadi terganggu. 

Dari sisi kesehatan, Anda akan lebih mudah mengalami sakit kepala dan gangguan pengelihatan. Dengan kondisi ini, tubuh menjadi lebih mudah memproduksi hormon cortisol yang menjadi pemicu stres. Anda pun tentu tahu bahwa stres akan menyebabkan sakit, tak hanya mental melainkan fisik. (BACA: 5 Hal Yang Akan Terjadi Pada Tubuh Saat Anda Mengalami Stres).


Gadget Addict

Apakah hal pertama yang Anda lakukan di pagi hari adalah melihat handphone? Anda tak sendirian. Banyak orang yang mengunggah momen tertentu saat bangun tidur, kemudian menunggu respon dari teman-temannya. Hal ini membuat setiap notifikasi yang masuk menjadi ‘hadiah’ baginya. Jujur, ada sedikit rasa senang, kan, saat notifikasi handphone berbunyi? Sebaliknya, rasa was-was pun muncul ketika handphone sepi. Hal ini menandakan bahwa Anda mulai memasuki tahap ketergantungan pada gadget. You really need gadget detox, Glitzy.


Hilangnya Kedamaian Diri

Me time sangat penting untuk menemukan kedamaian dalam diri. Saat tersebut seharusnya bisa menjadi waktu yang tepat untuk pembentukan prinsip, refleksi diri, hingga memeroleh jiwa yang seimbang. Dengan banyaknya gadget di sekitar Anda, saat me time tak bisa berjalan optimal. Anda akan lebih sibuk duduk sendiri sambil menatap gadget Anda—bersosialisasi dalam diam. Dalam jangka panjang, Anda justru akan kehilangan rasa damai dalam diri.

(Shilla Dipo, Images: Corbis)

Author:

You Might Also LIke