Stay in The know

Health & Body

Ini Risiko Jika Terlalu Sering Mengonsumsi Tahu dan Tempe

Ini Risiko Jika Terlalu Sering Mengonsumsi Tahu dan Tempe

Timbulnya masalah jantung hingga risiko kanker.

Durasi baca: 1 menit.


Tahu dan tempe merupakan hasil fermentasi kedelai yang mengandung protein, kalsium, hingga asam amino dan zat besi. Tidak heran jika kedua lauk ini sering dijadikan pengganti daging dalam memenuhi asupan protein.


Untuk mendapat manfaat baiknya, Anda perlu memerhatikan takaran maksimal. Jika tidak, maka ini risiko yang mengancam jika terlalu sering mengonsumsi tahu dan tempe.


PERTUMBUHAN SEL ABNORMAL PADA PAYUDARA

Kedelai merupakan sumber isoflavon yang memiliki kemampuan menstimulus produksi estrogen. Ketika seseorang mengonsumsi terlalu banyak tahu atau tempe, maka estrogen dapat merangsang pertumbuhan sel abnormal pada area payudara. Jika Anda terus mengonsumsi secara berlebih, maka tidak menutup kemungkinan akan memicu tumbuh kanker payudara.


GANGGUAN KINERJA TIROID

Anda perlu memerhatikan takaran bila ingin memberikan tahu dan tempe pada anak-anak di bawah 1 tahun. Apabila terlalu banyak, maka akan mengganggu produksi hormon tiroid dan memicu hipotiroid. Imbangi dengan pemberian yodium demi menekan risiko hipotiroid yang bisa terjadi.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke