×

Stay in The know

Health & Body

Ini Cara Tepat Atasi Masalah Salah Bantal

Ini Cara Tepat Atasi Masalah Salah Bantal
Anggia Hapsari

Tue, 10 September 2019 at 08.01

“Salah bantal” karena posisi tidur yang keliru? Coba atasi dengan cara ini.

Durasi baca: 1 menit


Anda pasti sering mendengar istilah “salah bantal”. Rasa sakit ini biasanya muncul setelah bangun dari tempat tidur dan merasakan nyeri pada bagian leher hingga pundak atas. 


Secara medis, sakit salah bantal disebut muscle strain. Menurut dr. Rachmad Wishnu Hidayat, Sp.KO, selaku dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, nyeri leher terjadi akibat posisi tidur yang salah dalam waktu lama.

(BACA JUGA: 5 Makanan Penyebab Sulit Tidur Ayo Hindari)


Penggunaan bantal yang terlalu tinggi dapat menyebabkan nyeri leher. Selain itu, saat tidur, leher dan kepala Anda mungkin tertahan dalam posisi yang sama untuk waktu yang cukup lama. Akibatnya, otot leher menjadi tegang saat bangun dari tidur.


Jika Anda sudah merasa tidak enak pada bagian leher dan pundak, coba untuk mengobatinya sendiri terlebih dahulu. Yang paling penting,  Jangan memutar kepala atau membunyikan leher.

(BACA JUGA: Kenapa Susah Tidur)


Beberapa orang memiliki kebiasaan untuk membunyikan leher atau memutar kepala. Kebiasaan ini harus dihentikan karena akan menimbulkan cedera pada otot serta saraf di leher.


 “Anda dapat melakukan beberapa gerakan peregangan otot. Misalnya duduk tegap dengan menarik punggung ke arah belakang. Selanjutnya miringkan kepala ke arah kanan dan kiri, dengan posisi wajah yang tetap menghadap ke arah depan. Lakukan secara perlahan sebanyak 5 kali,” ujarnya.


Peregangan tersebut bertujuan agar otot-otot kembali lemas dan rasa nyeri dapat perlahan berkurang. Jika Anda ingin memijatnya sebaiknya tidak melakukan penekanan pada bagian saraf. 


Melakukan pijat tubuh  boleh saja, asalkan gerakannya ringan dan tidak menggunakan penekanan sama sekali. Masalahnya, jika pijatannya salah, maka bisa mengakibatkan cedera saraf otot pada leher hingga tulang belakang. Jadi harus berhati-hati,” tegasnya.


Selain dua cara di atas, Anda juga dapat melakukan beberapa alternatif lainnya. “Setelah melakukan peregangan otot, coba kompres leher Anda menggunakan air hangat. Tujuannya, agar tubuh kembali relaks dan otot lebih lemas. Pemakaian koyo juga boleh, namun untuk anak-anak sebaiknya hindari koyo yang terlalu panas, karena mereka terkadang tidak kuat menahannya,” tutupnya.

(Agnes Priscilla, foto: Unsplash/ Vladislav Muslakov/ Sam Rios)


You Might Also LIke