Penggunaan terlalu sering dapat merugikan kulit Anda. 


Menggunakan perawatan kulit, rambut, hingga peralatan kosmetik sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Namun tidak semua produk kecantikan masuk ke dalam kategori 'Tim A' untuk digunakan setiap hari. Berikut 5 perawatan dan produk makeup favorit perempuan yang sebaiknya tidak digunakan setiap saat.


Dry Shampoo

Produk dry shampoo adalah alternatif terbaik saat rambut mulai terlihat lepek. Namun mengenakannya terlalu sering ternyata dapat menyebabkan permasalahan pada kulit kepala Anda. Kandungan dry shampoo yang menempel pada kulit kepala menyatu dengan minyak dan kotoran sehingga menyumbat pori-pori kulit. Kebiasaan ini dapat menyebabkan ketombe hingga kerontokan, maka sebaiknya cucilah rambut usai menggunakan produk tersebut 


Primer Makeup

Primer berfungsi melapisi kulit sebelum penggunaan foundation. Tidak hanya itu, primer juga memberikan efek halus, mengecilkan pori-pori, serta membuat riasan lebih tahan lama. Namun, kandungan silikon di dalamnya dapat menyumbat minyak, keringat dan kotoran bila diaplikasikan setiap hari. Sebaiknya, cukup gunakan primer sesuai kebutuhan, lalu jangan lupa nantinya bersihkan kulit wajah dengan menggunakan scrub. 


Maskara Anti Air

Salah satu cara mendapatkan wajah yang tampak segar adalah dengan mengaplikasikan maskara. Namun sebaiknya hindari menggunakan formula anti air (waterproof) setiap hari, karena dapat menyebabkan helaian bulu mata menjadi kering. Bila terlanjur menerapkannya, rawatlah dengan menggunakan serum bulu mata secara rutin. 


Lip Balm Pengobatan

Bila memiliki lip balm pengobatan lewat resep dokter, sebaiknya hindari menggunakannya secara reguler. Ahli dermatologi dari institut The Derm, Annie Chiu, M.D, menjelaskan bahwa memulaskannya terlalu sering dapat memperburuk kondisi kulit bibir. Iringi dengan penggunaan produk konvensional untuk kebutuhan sehari-hari. 


Deep Conditioner

Menutrisi kulit kepala dan akar rambut dengan conditioner yang kaya akan moisturizer merupakan perawatan wajib untuk dilakukan 1 atau 2 minggu sekali. Pasalnya, asupan protein yang berlebihan justru merugikan kesehatan rambut Anda. Akibatnya kulit kepala akan kehilangan keseimbangan pH yang menyebabkan berbagai permasalahan. 


(Kissy Aprilia, foto: fashionista.com)