Stay in The know

Health & Body

Glitzy Masih Belum Bisa Berhenti Merokok? Tanamkan 6 Sugesti Ini!

Glitzy Masih Belum Bisa Berhenti Merokok? Tanamkan 6 Sugesti Ini!

Enam sugesti ini dapat membantu Anda yang ingin berhenti merokok.

Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin. Nampaknya, peringatan akan bahaya rokok yang dulu selalu melekat pada bungkus serta terpampang di akhir iklan rokok ini tak juga membuat Anda berhenti merokok. Bahkan, gambar mengerikan akan resiko merokok yang sekarang bertengger di bungkus rokok pun, seringkali dihiraukan. Bukankah begitu?

Rokok memang menganduk zat adiktif, sehingga Anda selalu saja ingin membakarnya. Membakarnya, menghisap, kemudian menghembuskannya ke udara seolah menjadi pelengkap hari-hari Anda. Padahal, kenikmatan fiktif ini nyatanya merusak hampir seluruh bagian di dalam maupun luar tubuh.

Memiliki niat untuk berhenti? Bagus! Semua memang diawali dengan niat, Glitzy. Untuk menguatkan tekad tersebut, GLITZMEDIA.CO memiliki 6 sugesti yang perlu ditanamkan agar kebiasaan merokok dapat segera ditinggalkan.



“Merokok hanya membuat saya nampak buruk rupa.”

Siapa bilang merokok membuat Anda nampak seksi? Tidak sama sekali. Pertama, warna kuku pada jari tangan akan menguning akibat kandungan nikotin dari asap rokok. Kedua, gigi akan berwarna kuning hingga kecokelatan. Belum lagi penuaan dini, kantung mata, wajah tidak cerah, hingga kutilan. Coba, bayangkan diri Anda berpenampilan seperti itu saat ingin kembali merokok.


“Saya dijauhi karena bau asap rokok.”

Merokok dapat merusak kondisi gigi, sehingga mulut akan mengeluarkan bau tak sedap—apalagi jika terdapat warna hitam pada gigi. Selain itu, badan pun menjadi bau asap yang tak disukai oleh banyak orang. Wangi parfum yang seharusnya membuat banyak orang terpikat, justru tertutup dengan bau asap rokok yang melekat. Sama dengan tubuh, rambut pun menjadi bau asap. Jika sudah seperti ini, tentu anak-anak adalah orang pertama yang enggan mendekat.


“Merokok membuat saya miskin.”

Banyak non-smoker yang beranggapan bahwa merokok sama dengan membakar uang untuk merusak diri sendiri. Hal ini sebaiknya kita tanamkan baik-baik, apalagi harga rokok semakin lama kian melambung. Bayangkan deh, jika Anda tidak merokok selama satu bulan saja. Berapa penghematan yang dapat Anda lakukan? Daripada habis untuk rokok, bukankah sebaiknya Anda menyisihkan uang tersebut untuk menggemukkan rekening tabungan? Jauh lebih berguna untuk waktu yang akan datang, kan?




“Merokok bisa membuat saya botak!”

Rambut adalah mahkota kita sebagai wanita. Sekarang juga, ambil cermin dan pandangi diri Anda. Bayangkan jika rambut yang tumbuh di kepala Anda menipis hingga hampir botak. Oh, no! Tentu Anda tak menginginkannya, bukan? Racun dari asap rokok dapat merusak DNA dalam rambut dan juga menghasilkan sel radikal bebas yang dapat merusak rambut. Hal ini menyebabkan rambut perokok lebih mudah menipis. Tak hanya itu, uban pun akan lebih cepat tumbuh pada Anda yang perokok dibandingkan dengan mereka yang tak melakukan kebiasaan buruk ini.


“Oh, no! Kulit saya bersisik karena merokok.”

Kulit menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk mendukung penampilan. Tak heran jika Anda selalu menggunakan pelembab maupun krim tabir surya untuk menjaga kondisi kulit. Namun jika Anda merokok, kulit yang kasar, bersisik, hingga terlihat banyak goresan dan parutan bisa menjadi ancaman. Nikotin dapat menyebabkan vasokonstrikso, yaitu penyempitan pembuluh darah yang dapat membatasi aliran darah ke pembuluh darah tipis di seluruh bagian tubuh. Hal ini pun membuat kulit nampak tak sehat karena tersendatnya aliran oksigen yang dibawa oleh darah.


“Merokok membuat saya sulit hamil.” 

Penelitian menunjukkan 60% wanita perokok mengalami infertilitas dibandingkan mereka yang tidak merokok. Jadi, racun dan zat kimia berbahaya dari rokok mampu merusak sel telur yang pada akhirnya mempengaruhi tingkat kesuburan atau infertilitas. Dimana perokok wanita beresiko 60% mengalami infertilitas dibanding bukan perokok. Rokok juga meningkatkan risiko keguguran dan terjadinya kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan). Bahkan, wanita berpotensi terkena kanker serviks atau kanker leher rahim akibat adanya zat berbahaya dalam rokok.

Setiap Anda tergoda untuk mengepul asap rokok, ingatlah kelima hal ini dan bayangkan diri Anda seperti apa yang telah GLITZMEDIA.CO sampaikan, Glitzy. Saatnya stop merokok!

(Shilla Dipo)

Author:

You Might Also LIke