Temukan perbedaan gejala asma dan TBC, mulai dari jenis sesak napasnya hingga batuknya di sini!

Durasi baca: 1 menit.


Asma dan Tuberkulosis (TBC), adalah dua jenis gangguan pernapasan yang banyak diidap oleh masyarakat di Indonesia. Kelainan saat lahir, kondisi udara dan lingkungan yang tidak bersih, menjadi pemicu munculnya dua gangguan kesehatan ini.


Karena sama-sama mengganggu pernapasan, kedua gangguan kesehatan ini memiliki ciri-ciri gejala yang mirip. Sehingga banyak orang terkadang keliru, menilai gejala asma sebagai gejala TBC begitu juga sebaliknya.


Artikel berikut ini akan mengulas lebih jauh soal perbedaan gejala antara asma dan TBC. Mulai dari pemicunya, jenis sesak napasnya, jenis batuknya dan lain sebagainya.

(BACA JUGA: 5 Mitos dan Fakta yang Perlu Anda Ketahui Seputar Penyakit Asma)


PEMICU ASMA DAN TBC

Asma adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh peradangan dan penyempitan jalur udara. Hal ini menyebabkan paru-paru memproduksi lendir lebih banyak sehingga makin menyulitkan udara keluar-masuk dengan lancar.


Sedangkan TBC adala penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri. TBC biasanya menular karena adanya pertukaran udara yang terjadi antara pengidap TBC dengan orang lain. Misalnya saat bersin pengidap TBC aktif tidak menutup mulutnya saat bersin atau batuk, hal ini memungkinkan orang yang berada di sekitarnya untuk terkena TBC.


SESAK NAPAS

Sesak napas adalah gejala awal asma dan TBC, banyak orang tidak bisa membedakan mana sesak napas asma dan TBC. Sesak napas saat asma disertai dengan mengi atau yang umum dikenal dengan suara napas seperti siulan.


Selain itu, sesak napas pada penderita asma juga disertai dengan nyeri di dada dan tersengal-sengal. Sedangkan sesak napas TBC, terjadi karena infeksi yang merusak jaringan paru-paru. Sesak napas pada penderita TBC tidak disertai dengan gejala lain. Terasa seperti sesak napas biasa, saat Anda sedang flu karena terlalu banyak bersin.