Stay in The know

ads

Health & Body

Waspada, Fimosis Adalah Penyakit yang Rentan Terjadi pada Laki-Laki

Waspada, Fimosis Adalah Penyakit yang Rentan Terjadi pada Laki-Laki

Pernah mendengar fimosis? Fimosis adalah salah satu penyakit yang mudah menyerang laki-laki, anak-anak, maupun dewasa.

Durasi baca: 55 detik.


Mungkin masih banyak orang yang belum pernah mendengar atau familiar dengan penyakit yang satu ini. Fimosis pada umumnya akan menyerang para laki-laki yang belum pernah melakukan sunat. Fimosis adalah ketika seseorang belum disunat makan kulup penis akan melekat kencang pada kepala penis, sehingga menimbulkan rasa nyeri ketika Anda ingin buang air kecil.

(BACA JUGA: Cara Senam Kegel yang Tepat untuk Pria dan Wanita)


Fimosis biasanya terjadi ketika anak-anak berusia bayi hingga enam tahun dan para laki-laki yang belum melakukan sunat. Penyakit ini sebenarnya wajar terjadi, namun jika mereka mulai sulit buang air kecil dan mengalami demam tinggi, sebaiknya Anda harus segera mengambil tindakan.  Berikut adalah beberapa gejala dan penyebab yang umumnya dialami oleh penderita.


PENYAKIT TERTENTU

Penyebab pertama fimosis adalah ketika pria memiliki riwayat turunan beberapa penyakit tertentu, seperti diabetes. Pasien akan rentan mengalami infeksi yang membentuk jaringan parut pada kulup dan menyebabkan kulit pada penis menjadi tidak lentur. Selain itu, penderita mengalami peradangan pada kepala penis yang membuat saluran air kecil kian mengecil.


USIA

Penyebab kedua fimosis adalah jika Anda memilki pasangan yang belum pernah melakukan sunat, sebaiknya mulailah untuk memperingatinya. Karena semakin bertambahnya usia laki-laki, maka kelenturan pada kulup penisnya akan kian berkurang. Akibatnya, kulup menjadi tidak fleksibel dan sulit saat ingin menariknya, baik ketika buang air kecil maupun berhubungan seksual.


PERADANGAN PADA PENIS

Penyebab ketiga fimosis adalah ketika penis cedera. Biasanya cedera terjadi akibat beberapa faktor, mulai dari hubungan bercinta yang terlalu keras, oral seks yang tidak tepat, hingga kesalahan saat berolahraga.


Jika pasangan belum melakukan sunat, maka kemungkinan terjadinya cedera yang membuat kulit kulupnya robek dan mengalami peradangan, akan semakin besar hingga berdampak pada fimosis.


(Mondials Anindhita, foto: Freepik.com)

You Might Also LIke