Stay in The know

ads

Health & Body

3 Cara Efektif Atasi Anak yang Dehidrasi

3 Cara Efektif Atasi Anak yang Dehidrasi

Perhatikan asupan cairan tubuh si Kecil agar ia tetap aktif.

Durasi baca: 40 detik


Dehidrasi pada anak termasuk yang cukup mudah untuk ditangani namun sebaiknya tidak dibiarkan berlarut-larut karena bisa berakibat pada kondisi kesehatan yang serius. Anak biasanya terkena dehidrasi karena lupa minum air putih akibat terlalu asyik bermain. 

(BACA JUGA: 5 Cara Aman agar Puasa Tetap Lancar Meskipun Sedang Menyusui)



Beberapa tanda-tanda anak mengalami dehidrasi adalah jarang buang air kecil, kurang aktif, dan mulut kering. Berikut ini beberapa langkah untuk mengatasi dehidrasi pada anak. 


BERI AIR MINERAL DAN SUSU


Dehidrasi pada anak berarti ia kekurangan cairan dalam tubuh yang umumnya dikeluarkan lewat keringat berlebih atau air seni. Anda bisa memberikan lebih banyak cairan terlebih pada saat cuaca panas dan anak aktif. Anda bisa memberikan anak air putih atau susu sebelum dan sesudah beraktivitas. 


CAIRAN ELEKTROLIT


Agar tubuh cepat terhindar dari dehidrasi dan mengikat cairan, Anda perlu mengombinasikan cairan yang mengandung gula dan garam sekaligus. Untuk mengisi kembali cairan tubuh yang hilang pada anak, Anda bisa memberikan cairan elektrolit atau air dan garam. Anda bisa memberikan cairan elektrolit sesuai dengan panduan pada kemasan. 


MAKANAN MENGANDUNG AIR

Selain memberikan asupan air yang banyak, Anda juga bisa memberikan anak makanan dan buah yang banyak mengandung air. Misalnya semangka, melon, dan sebagainya. Selain itu, Anda juga bisa memberikan makanan yang berkuah banyak seperti sup untuk membantu asupan air. 


Dehidrasi pada anak yang berkelanjutan bisa berbahaya dan bahkan mengancam nyawa anak. Oleh karena itu, orangtua harus mengetahui tanda bila anak sedang dehidrasi dan segera memberikan penanganan yang tepat. 


(Ratih Dwiningtyas, foto: Pexels.com/ Pixabay/ Buenosia Carol, Ion Water Pocary Sweat)


You Might Also LIke