×

Stay in The know

Health & Body

Bubble Wrap Ternyata Dapat Mengurangi Stres

Bubble Wrap Ternyata Dapat Mengurangi Stres
Shilla Dipo

Wed, 17 January 2018 at 17.03

Meletuskan bubble wrap, salah satu terapi stres yang mudah.

Durasi baca: 45 detik.


Apakah Anda suka meletuskan bubble wrap? Sebagian mengatakan kegiatan tersebut hanya membuang waktu. Namun tidak jarang yang merasa tingkat stresnya berkurang dengan meletuskan bubble wrap. Ternyata benar bahwa hal sederhana tersebut diakui dapat membuat Anda lebih rileks. Namun, mengapa hal tersebut bisa terjadi?


Dillon KM, salah satu anggota Departemen Psikologi di Western New England Collage, Springfield menjadikan topik tersebut sebagai sebuah penelitian. Laporannya yang berjudul “Popping Sealed Air-Capsules to Reduce Stress” dipublikasikan di US National Library Medicine National Institutes of Health. Penelitian ini melibatkan 30 mahasiswa untuk meletuskan bubble wrap. Sebanyak 75% subjek penelitian merasakan perubahan yang signifikan seperti lebih berenergi, berkurangnya rasa lelah dan lebih tenang setelah meletuskan bubble wrap.



(Foto: Pack-supplies.co.uk)


Sebenarnya cara kerja meletuskan bubble wrap sama seperti ketika bermain dengan pulpen, menggerakan kaki dan lain sebagainya dalam mengurangi stres. Kegiatan kecil dan sepele tersebut membebaskan tekanan pada otot yang ternyata mengurangi stes, apalagi Anda tidak membutuhkan banyak tenaga untuk melakukannya.


Dilansir dari Thehealthorange.com, cara merngurangi stres dengan meletuskan bubble wrap adalah peninggalan nenek moyang manusia yang mengurangi stres dengan cara membersihkan dan mencari serangga di rambut dan memencetnya. Kegiatan meletuskan bubble wrap juga merupakan alternatif untuk orang yang memiliki kebiasan menggigiti kuku atau menghisap jari. Jadi, simpan bubble wrap Anda untuk terapi stres yang mudah!


(Melinda Sarasswati, foto: Pxhere.com)

You Might Also LIke