ads



Stay in The know

Health & Body

Bolehkah Mandi Saat Sedang Berkeringat? Ini Faktanya

Bolehkah Mandi Saat Sedang  Berkeringat? Ini Faktanya

Bukan karena menjadi penyebab panu. Simak alasan yang benar. 

Durasi baca 55 detik


Mandi memang sangat disarankan untuk membantu membuat tubuh terasa segar. Di negara beriklim tropis seperti Indonesia ini, Anda bahkan disarankan untuk mandi dua kali sehari. Gunanya untuk membersihkan kotoran, polusi, dan keringat yang melekat di kulit tubuh.


Namun, banyak orang yang menyarankan untuk menunda keinginan mandi saat Anda masih dalam kondisi ‘banjir’ keringat. Hal ini berguna untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk panu yang seringkali menjadi alasan orangtua saat kita masih kecil dulu. Padahal awalnya kepercayaan ini muncul karena kebiasaan para atlet atau olahragawan yang selalu menunda waktu mandi hingga tak lagi berkeringat. Bagi mereka hal ini bertujuan untuk merelaksasi otot agar suhunya tidak terlalu tinggi dan menyebabkan kram otot.

(BACA JUGA: Manfaat Sabun Batang)



Lalu, apakah memang mandi saat sedang berkeringat itu bisa menyebabkan sakit? Berikut faktanya. 


BUKAN PENYEBAB PENYAKIT KULIT

Banyak orang yang bilang bila mandi saat sedang berkeringat menimbulkan panu atau bercak putih pada kulit. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya benar. "Sebenarnya, panu muncul pada kulit tubuh bukanlah disebabkan oleh mandi saat berkeringat. Resiko munculnya panu akan lebih besar jika Anda tidak segera mengganti baju yang basah karena keringat dan langsung mandi sehabis berkegiatan di luar ruangan," ujar dr Dewi Maryani SpKK dari klinik Glowderma.


Panu disebabkan oleh jamur bernama malasezzia furfur yang muncul akibat kadar minyak dan tingkat kelembapan berlebih pada kulit dalam jangka waktu lama. Keringat yang bercampur dengan minyak dan kotoran pada kulit mengakibatkan permukaan kulit menjadi lembap. Terutama pada daerah punggung, leher, dada, bahu, bahkan wajah.


(Foto: ABC7.com)


Jika Anda berkeringat dan langsung mandi, minyak dan kotoran pada permukaan kulit tentu akan cepat hilang. Dengan demikian resiko Anda terkena panu juga semakin rendah.


MENINGKATKAN RESIKO DEMAM

Saat Anda berkeringat, pori kuli akan melebar. Ketika Anda mandi pada kondisi ini, suhu tubuh otomatis akan menurun. Jika hal ini terjadi, tubuh secara otomatis akan meresponnya dengan meninggikan kembali suhu tubuh. Akibatnya tubuh terasa tidak enak karena demam yang berlangsung dalam jangka waktu beragam. Dilansir dari laman healthline.com tak sedikit orang yang merasakan  tubuh semakin menggigil dan rasa dingin pada tangan dan kaki setelah mandi dalam keadaan masih berkeringat. 

(BACA JUGA: 5 Manfaat Tak Terduga yang Bisa Didapatkan Saat Mandi dengan Air Dingin)



PENYEBAB TERGANGGUNYA KINERJA KERINGAT 

Selain itu, mandi ketika keringat sedang mengucur deras juga dapat menyebabkaan kinerja keringat terganggu. Kondisi ini disebabkan panas di dalam tubuh tidak keluar sehingga pembuluh darah akan menyempit. Akibatnya tubuh Anda akan semakin berkeringat meski sudah mandi dan timbul biang keringat. 


(Anggia Hapsari, foto: ABC7.com, Pexels.com/ Artem Bali)

You Might Also LIke