Apakah Anda pernah mengalami rasa sakit di sekujur tubuh yang terjadi dalam waktu lebih dari dua minggu? 

Durasi baca: 50 detik


Suatu rasa yang tak nyaman yang berkaitan dengan kesehatan tubuh tentu menghambat aktivitas Anda. Apalagi rasa sakit yang Anda rasakan tersebut seperti menyebar ke seluruh tubuh. 


Sebut saja sensasi seperti terbakar atau ditusuk-tusuk, otot kaku pada beberapa bagian tubuh, sakit kepala, sulit tidur, sulit berkonsentrasi ( gangguan kognitif), depresi, cemas, hingga kram perut. Anda bahkan mengalami rasa nyeri ketika area tubuh tertentu disentuh dengan lembut.


Bisa jadi, Anda masih bisa mentoleransi rasa sakit itu jika terjadi dalam waktu singkat. Tapi bagaimana jika terjadi dalam jangka waktu lama? 

(BACA JUGA: Inilah Penyebab Sakit Kepala Setelah Keramas)



Rasa sakit yang Anda rasakan di sekujur tubuh dan berlangsung dalam jangka waktu lama (biasanya tiga bulan) itu disebut dengan fibromyalgia. Sebenarnya, rasa sakit di sekujur tubuh ini dapat dialami oleh segala usia. Namun, biasanya rasa sakit itu lebih sering diderita oleh orang-orang yang berusia 30 hingga 50 tahun. 


Meski belum diketahui secara pasti penyebabnya, tetapi penyakit yang berhubungan dengan sendi, tulang, otot, seperti rheumatoid arthritis, osteoarthritis, dan lupus merupakan salah satu pemicunya. 


Tingkat ketidaknyamanan gejala fibromyalgia pun berbeda-beda pada tiap orang. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti aktivitas, tingkat stres seseorang, dan perubahan cuaca.

(BACA JUGA: Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kanan)



APA YANG HARUS DILAKUKAN SAAT MENGALAMI GEJALA FIBROMYALGIA?

Meski belum ada pemeriksaan khusus yang mendeteksi fibromyalgia, ketika Anda mengalami keadaan ini sebaiknya Anda jangan menyepelekan dan segera kunjungi dokter.  



Anda akan melakukan pengobatan fibromyalgia yang bertujuan untuk meredakan gejala fybromyalgia. Umumnya dokter akan memberikan obat pereda rasa sakit dan dan meningkatkan kualitas tidur Anda. 


Sebagai pendukung agar proses pengobatan berjalan maksimal, Anda pun disarankan untuk menjalani pola makan sehat, membatasi kafein, dan terutama tidur cukup. Anda juga disarankan untuk melakkan terapi fisik seperti berenang, yoga, atau olahraga teratur, hingga aktivitas pengelolaan stres dengan baik seperti meditasi.

(Anggia Hapsari, foto: Pexels.com/ Andrea Piacquadio)