Inilah alasan mengapa Anda sebaiknya memberi jeda mandi setelah berolahraga.

Durasi baca: 55 detik


Sejak pandemi virus Covid-19 hadir di Indonesia, semua orang diharapkan menjaga stamina agar terus bugar. Mulai dari menjaga kebersihan diri, mengatur pola makan dengan makanan sehat, hingga rajin berolahraga.


Namun, pernahkah Anda terjebak kondisi untuk harus segera mandi setelah olahraga karena harus segera siap beraktivitas? Sebut saja mulai dari meeting via zoom atau mendampingi anak selama pembelajaran jarak jauh.

(BACA JUGA: Pilihan Olahraga Tepat Sesuai Usia)



Jika ya, cobalah untuk tidak lagi melakukan kebiasaan langsung mandi dan keramas setelah olahraga. Menurut Jansen Ongko, M.SC.,R.D, selaku pakar gizi dan kebugaran, saat seseorang berolahraga suhu tubuhnya akan meningkat. Hal ini terjadi karena adanya proses metabolisme yang menyediakan bahan bakar untuk beraktivitas.

(BACA JUGA: Manfaat Mandi Pagi untuk Kesehatan)



Agar tubuh kembali pada suhu normal, Anda dianjurkan melakukan pendinginan setelah olahraga. Proses ini membutuhkan waktu kurang lebih 5-10 menit, tergantung dari bahan busana olahraga yang Anda kenakan serta kondisi lingkungan.


Setelah melakukan proses pendinginan, relakskan tubuh sejenak sebelum mandi. Anda disarankan untuk menunggu minimal 20 menit sebelum memutuskan untuk mandi setelah berolahraga.

(BACA JUGA: Inilah Jenis Olahraga Favorit Bella Hadid)



Kenapa Anda dianjurkan untuk tidak langsung mandi setelah olahraga? Jika Anda langsung mandi setelah olahraga, kemungkinan besar akan terjadi perubahan suhu secara mendadak saat tubuh belum siap menerimanya. Hal ini akan membuat tubuh Anda rentan terhadap penyakit yang menyerang secara tiba-tiba, seperti serangan jantung.


Saat mandi, Anda boleh memilih air hangat atau air dingin. Air hangat dapat membantu menenangkan otot serta memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh. Sedangkan air dingin membantu mendorong aliran darah lebih jauh hingga ke lapisan kulit.


(Anggia Hapsari, foto: Self.com)