×

Stay in The know

Health & Body

Benarkah Warna Cerah Baik Untuk Kesehatan Psikologis Seseorang?

Benarkah Warna Cerah Baik Untuk Kesehatan Psikologis Seseorang?
Ayu Utami

Tue, 29 August 2017 at 10.00

Inilah alasan mengapa warna cerah baik untuk kesehatan psikologis seseorang.


Hitam dan putih masih menjadi paduan ‘aman’ pilihan banyak orang. Kombinasi keduanya tidak hanya apik tetapi juga memudahkan Anda saat akan memadukan dengan warna pilihan. Namun, menurut Jules Standish, selaku penulis “How Not To Wear Black” menjelaskan bahwa sebenarnya Anda bisa lepas sejenak dari zona aman tersebut.


Pemilihan warna cerah seperti kuning, jingga, merah, hingga hijau ternyata memiliki dampak positif bagi kesehatan psikologis seseorang. “Warna cerah mampu memicu timbulnya respon neurotransmiter di otak untuk merangsang kinerja kelenjar hipotalamus dalam melepaskan hormon dopamin. Hormon tersebut berfungsi menimbulkan rasa nyaman, melancarkan kinerja otak, menghantarkan mood positif, hingga meningkatkan gairah seksual,” ungkapnya.


Selain itu, warna biru dan hijau juga bisa membantu Anda merasa lebih tenang. Hal tersebut terjadi karena indra penglihatan akan menghantarkan hormon oksitosin atau yang terkenal dengan nama hormon pembawa rasa cinta. Sehingga Anda merasa lebih bahagia, percaya diri, serta menghilangkan stres. “Cool blues, on the other hand, have been linked to the release of oxytocin, making you feel of calm,” tambah sang penulis yang juga ahli warna ini.


Selanjutnya, pemilihan warna merah pun dapat memicu tubuh mengeluarkan kelenjar adrenal yang bertugas mengatur metabolisme di dalam tubuh termasuk meningkatkan kerja hormon seksual seseorang. Sehingga, Anda kini tidak perlu takut untuk tampil berani dengan memilih warna cerah dalam berpenampilan maupun dekorasi rumah.


(Elizabeth Puspa, Foto: Rawpixel.com/Stocksnap.io)

 


You Might Also LIke