Manfaat memaafkan, salah satunya untuk kesehatan jantung.

Durasi baca: 50 detik.


Kata memaafkan mungkin terdengar klise di telinga sebagian orang. Ketika seseorang dianggap melakukan kesalahan, beberapa dari Anda pasti sulit untuk memaafkannya begitu saja. Apalagi jika kesalahan yang dilakukan oleh orang tersebut termasuk dalam hitungan pelanggaran berat.


Namun tahukah Anda, bahwa ternyata berbesar hati memaafkan kesalahan orang lain memiliki banyak manfaat. Tidak hanya soal kelapangan hati atau batin, tetapi juga baik untuk kesehatan tubuh atau jasmani.


Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Xue Zheng dari Erasmus University of Rotterdam School of Management, memaafkan dapat membuat tubuh lebih kuat dan sehat. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan memaafkan kesalahan orang lain. Mulai dari menghindari stres, menyehatkan jantung, hingga menurunkan berat badan.

(BACA JUGA: Memaafkan Ternyata Memengaruhi Kesehatan Anda)




BEBAS STRES

Seperti yang sudah disebutkan, bahwa memaafkan dapat membuat Anda bebas stres. Melansir dari Personality and Social Psychology Bulletin, orang-orang yang senang memaafkan cenderung memiliki tingkat stes yang rendah. Sebaliknya, mereka yang menyimpan dendam akan lebih rentan terhadap stres dan depresi.


MENURUNKAN DARAH TINGGI

Para peneliti dari University of California, San Diego, mengungkapkan bahwa orang-orang yang bisa memaafkan kesalahan orang lain cenderung memiliki tekanan darah yang stabil. Penelitian tersebut melibatkan 200 orang relawan yang diminta memikirkan kondisi tidak menyenangkan.


Seperti meminta mereka memikirkan saat seorang teman menyinggung perasaannya. Mereka yang diminta untuk memaafkan ternya memiliki tekanan darah lebih rendah dibanding mereka yang diminta untuk marah.


MENYEHATKAN JANTUNG

Memaafkan juga dapat membantu Anda memperbaiki detak jantung. Semakin rendah tingkat amarah Anda maka semakin ringan juga kerja jantung Anda. Penelitian menunjukkan jika Anda memaafkan kesalahan seseorang, akan membuat tekanan darah rendah. Jika tekanan darah rendah, maka jantung akan menjadi lebih sehat.


MENURUNKAN BERAT BADAN

Beberapa dari Anda pasti ada yang memiliki kebiasaan makan banyak atau sering saat stres. Hal ini disebabkan oleh hormon kortisol dan grhelin yang berperan mengatur nafsu makan jadi tidak terkendali saat stres.


Sehingga, usahakan untuk memaafkan kesalahan orang lain agar Anda tidak stres. Jika Anda tidak stres, maka nafsu makan Anda jadi lebih mudah dikontrol.


(Andiasti Ajani, foto: pexels.com/chython photography, pixabay.com/anemone123)